Dorong Peningkatan Pendanaan Kesejahteraan Linmas, Ibas: Linmas Harus Cepat, Responsif, Komunikatif, dan Tangguh
📅 Selasa, 15 Apr 2025, 17:22 WIB | Oleh: Sriyono“Kita juga tahu bahwa Llinmas berperan dalam penguatan demokrasi negara. Penyelenggaraan Pemilu, Pilkada, Linmas ini juga hadir, betul ya?” yang langsung dijawab peserta “Betul Pak, siang malam”.
“Siang malam, capek itu. Kadang tidak sesuai dengan tingkat kelelahannya, tapi bersyukur saudara-saudara semuanya masih terlibat dan dilibatkan, dan siap terus untuk mengawal penugasan-penugasan tersebut,” Ibas menanggapi.
“Dan alhamdulillah, 5 tahun terakhir ini tidak banyak korban dalam penyelenggaraan Pemilu, dengan perbaikan penyempurnaan sistem dari waktu ke waktu, dan tentunya kekuatan mental, fisik para Linmas kita yang semakin tangguh, yang membuat proses penyelenggaraan pengawalan Pemilu itu menjadi baik dan lancar,” katanya.
Oleh karena itu, khususnya dalam kesempatan ini, Ibas memberikan apresiasi tinggi untuk peran Linmas dalam menjaga keamanan ketertiban bangsa. Ibas juga mendukung kemajuan kelengkapan alat sarana prasarana dan kesejahteraan Linmas dalam hal pembinaan dan peningkatan keterampilan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Selanjutnya, kami juga ingin memberikan dukungan agar Linmas tidak hanya melakukan rekrutmen saja, tapi juga melakukan pengayaan dalam pembinaan dan peningkatan keterampilan agar tetap hadir dalam kemajuan zaman.”
Tidak hanya isyu nasional dan daerah; Dengan adanya berbagai konflik dunia seperti perang Ukraina-Rusia, Palestina dan Israel, perang dagang (tarif), menyebabkan tensi negara semakin meningkat, mempengaruhi ekonomi masyarakat, Ibas berharap Linmas terbuka akan informasi dan memahami perkembanagn dunia, sehingga dapat berperan aktif menjadi solusi sesuai dengan perannya.
“Nah, untuk itu kita harus paham dan mengetahui apa yang terjadi di dunia, dan kita harus mempersiapkan agar di Indonesia kita juga kuat dan sesuai dengan solusi yang dibutuhkan.”
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami harap Linmas selain sebagai keamanan untuk melindungi dan menertibkan terjadinya huru-hara misalnya, juga harus bisa melakukan kolaborasi bersama TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanganan Bencana, baik di pusat dan di daerah,” harapnya.
Senada dengan Ibas, salah satu peserta, Sugianto, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Bekasi menyampaikan aspirasinya, terutama kurang maksimalnya pelatihan dan pembinaan bagi Linmas.
“Perlu kami sampaikan bahwa, insentif untuk Linmas itu sesuai dengan kemampuan daerah, tidak ada standar. Besar harapan kami minimal separuh UMK, karena standar hidup kan UMK. Kami juga merasa belum ada pelatihan yang maksimal untuk anggota Linmas, terutama saat terjun ke lapangan. Hanya pelatihan dasar saja, dari kita untuk kita. Misal jika mereka berhadapan dengan penjahat, harus ada skill bela diri seperti karate atau pencak silat. Selain itu, dibutuhkan juga alat yang memadai seperti HT dan kendaraan operasional,” jelasnya di hadapan Ibas.
Dalam audiensi ini hadi beberapa peserta di antaranya: Herry Purnama Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP DKI Jakarta; Dwi Ratnawati PLH Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Bogor; Rizal Adhiansyah Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Depok; serta beberapa anggota Linmas seJabodetabek.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!