Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Banjir Rob Masyarakat Pesisir Sulbar Diimbau Waspada

📅 Selasa, 30 Des 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berpotensi Banjir Rob Masyarakat Pesisir Sulbar Diimbau Waspada Doc: Antara
Ket. Ilustrasi banjir rob

Mamuju - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir rob pada awal Januari 2026.

"Kami mengimbau masyarakat pesisir Sulbar agar mewaspadai potensi terjadinya banjir pada 2-6 Januari 2026," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah, di Mamuju, Selasa.

Imbauan itu kata Yasir Fattah berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia, termasuk wilayah Sulbar.

Pada peringatan itu, BMKG menyampaikan bahwa fenomena fase Perigee, yakni kondisi jarak terdekat bulan dengan bumi yang terjadi pada 2 Januari serta bulan purnama pada 3 Januari 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, kondisi tersebut dapat memicu terjadinya banjir pesisir di berbagai wilayah pantai Indonesia.

Untuk wilayah Sulbar, potensi banjir rob diperkirakan terjadi pada 2 hingga 6 Januari 2026, meliputi pesisir Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamuju Tengah dan pesisir Kabupaten Pasangkayu.

Potensi banjir pesisir itu dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di wilayah pesisir dan pelabuhan, seperti kegiatan bongkar muat, aktivitas pemukiman pesisir serta usaha tambak garam dan perikanan darat.

Yasir Fattah, mengimbau seluruh pemerintah kabupaten dan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan.

BPBD Sulbar lanjutnya, menindaklanjuti peringatan dini BMKG dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor, khususnya di wilayah pesisir.

"Masyarakat diharapkan tetap waspada, mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD," ujar Yasir Fattah.

Yasir Fattah menegaskan, langkah kesiapsiagaan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar agar seluruh pemerintah daerah dan masyarakat senantiasa siap menghadapi potensi bencana, khususnya bencana hidrometeorologi, melalui peningkatan kewaspadaan, mitigasi dini, dan penyebaran informasi yang cepat dan akurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.