Gubernur Pramono: Tarif Transjakarta Belum Naik, Masih Tahap Kajian
📅 Minggu, 11 Jan 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa pihaknya belum menentukan penetapan kenaikan tarif Transjakarta.
"Untuk hal yang berkaitan dengan Transjakarta, kan belum ada pembahasan secara khusus mengenai naik atau tidak naik," ujar Pramono di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1) pagi.
Pramono menuturkan, penetapan naik atau tidak naiknya tarif bus dari Rp3.500, akan diumumkan nantinya. "Sedangkan untuk tarif transportasi, terutama Transjakarta, pada saatnya saya akan umumkan sendiri," ujar dia.
Sebelumnya, Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga bahwa menyebut subsidi Transjakarta pada 2026 dalam APBD murni disepakati sebesar Rp3,7 triliun, lebih rendah dibandingkan realisasi anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp4,1 triliun.
Padahal, untuk mempertahankan tingkat layanan yang sama dengan 2025, dibutuhkan anggaran sekitar Rp4,8 triliun.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau anggarannya hanya Rp3,7 triliun, maka ada dua pilihan, layanannya turun atau layanannya berhenti di tengah tahun. Tentu ini tidak kita inginkan,” katanya pada Kamis (8/1).
“Selisih anggaran sekitar Rp1,1 triliun akan dimasukkan dalam APBD Perubahan, sehingga layanan Transjakarta tetap sama dengan 2025 sampai akhir tahun,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!