Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapur Makan Bergizi Gratis Mulai Dibangun di Natuna

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dapur Makan Bergizi Gratis Mulai Dibangun di Natuna Doc: ANTARA
Ket. Proses pembangunan dapur MBG di Natuna.  

NATUNA – Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dibangun di wilayah perbatasan, yakni di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna, Wan Sazali, dikonfirmasi dari Natuna, Selasa (15/4), mengatakan jumlah dapur yang dibangun sebanyak satu unit.

"Sudah mulai dibangun satu unit dapur di Batu Hitam," ucap dia.

Dapur dibangun oleh mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dan Pemerintah Kabupaten bertugas mengumpulkan dan mengirimkan lokasi yang dinilai cocok untuk dibangun satuan pelayanan (dapur umum) dan jumlah siswa yang menjadi sasaran program MBG untuk tahap pertama.

Ia menyebutkan bahwa ada dua satuan pelayanan yang diajukan, yakni di Desa Sepempang dengan sasaran 1.610 siswa dan Desa Batu Gajah dengan sasaran 2.470 siswa.

"Kita telah mengirimkan data siswa dan lokasi dapur yang diminta oleh BGN, melalui Provinsi," ujar dia.

dihubungi secara terpisah Ketua Yayasan Sinergi Inklusi Akses Pangan Natuna Dedi Yanto mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya untuk mengajukan diri sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN) pada program MBG.

Pihaknya tengah membangun satu unit dapur di Kecamatan Bunguran Timur, tepatnya di Kelurahan Batu Hitam.

"Kami sebagai mitra BGN untuk Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna," ucap dia.

Luas dapur yang dibangun, yakni 400 meter persegi, di pusat Ibu Kota Kabupaten Natuna, dengan daya produksi maksimal 4.000 paket makanan, sesuai dengan kriteria yang diminta BGN.

Menurut dia, selesai pembangunan pihaknya akan mengirimkan data kepada BGN sebagai bahan pertimbangan.

di Natuna, program MBG diperkirakan dilaksanakan pada pertengahan 2025, apabila BGN menyetujui kerja sama yang diajukan oleh yayasan Sinergi Inklusi Akses Pangan.

Sebab, kata pria yang akrab disapa Atet ini, proses pembangunan diperkirakan selesai pada pekan terakhir April 2025.

Setiap mitra yang mau bekerja sama wajib memiliki sarana dan prasarana untuk menjalankan program ini dan akan ditinjau kelayakannya oleh BGN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.