Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menantikan Data Ekonomi Global dan Domestik

📅 Senin, 14 Apr 2025, 12:07 WIB | Oleh:
Menantikan Data Ekonomi Global dan Domestik Doc: IST
Ket. Ilustrasi Harga Saham

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkira­kan bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah pada perdagangan awal pekan ini. Pasar bakal cenderunga menati atau wait and see terhadap sejumlah data ekonomi global dan domestik.

Dalam catatan risetnya, para analis Phin­traco Sekuritas melihat secara fundamental, terutama eksternal, fokus utama pasar tertuju rilis data data Retail Sales Amerika Serikat (AS) untuk Maret 2025 pada 16 April mendatang. Menurut ekspektasi pasar, penjualan ritel AS diperkirakan tumbuh melambat menjadi 2,6 persen year-on-year dari Februari sebesar 3,1 persen (yoy).

Adapun dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis Indeks Keyakinan Konsumen untuk Maret 2025 pada 15 April mendatang. IKK diperkirakan naik ke level 127,3 dari 126,4 pada Februari lalu.

Karenanya, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Senin (14/4), bergerak dalam rentang level 6.150 hingga 6.350.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/4) sore, ditutup menguat 8,20 poin atau 0,13 persen ke posisi 6262,22 di tengah masih bergulirnya tensi perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok.

“Pasar masih diselimuti oleh tingginya volatilitas dan ketidak­pastian pasar keuangan global, menyusul risiko meningkatnya tensi perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok,” se­but Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
KAI Terapkan ISO 27001 demi...

Maroon 5 Bakal Konser di Jakarta

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Maroon 5 Bakal Konser di Ja...

Lebih dari 150 Perusahaan Meramaikan Fun Asia Expo 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Lebih dari 150 Perusahaan M...
Luar Negeri
Slovakia Minta Uni Eropa Fo...
Daerah
BNPB Umumkan Banjir di Kota...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.