Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikdasmen Ungkap Waktu Pelaksanaan SPMB dan TKA

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 21:39 WIB | Oleh:
Mendikdasmen Ungkap Waktu Pelaksanaan SPMB dan TKA Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti saat diskusi dengan media, di Jakarta, Jum'at (11/4).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti memastikan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Untuk SPMB akan dimulai pada bulan Mei dan sosialisasi telah dilakukan secara menyeluruh di berbagai daerah. 

"Sosialisasinya sudah berjalan di seluruh Indonesia. Beberapa pemerintah daerah juga sudah mengalokasikan dana untuk mendukung sekolah swasta,” ujar Mu’ti saat diskusi dengan media, di Jakarta, Jum'at (11/4).

Untuk TKA, lanjut Mu'ti, akan dimulai November tahun ini untuk kelas 12 SMA dan diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Untuk kelas 9 MP dan 6 SD TKA dijadwalkan pada Februari atau Maret tahun depan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

"TKA akan menjadi pengganti Ujian Nasional, tapi TKA tidak bersifat wajib dan tidak menentukan kelulusan.

Sebagai bagian dari persiapan, pihaknya akan menyelenggarakan Konsolidasi Pendidikan Dasar dan Menengah pada 28–30 April 2025 di Balai Kemendikdasmen, Sawangan, Depok. Acara ini menggantikan forum tahunan yang sebelumnya dikenal sebagai Rembuk Pendidikan Nasional.

Acara konsolidasi akan mengundang para kepala dinas pendidikan dari seluruh kabupaten/kota dan provinsi, perwakilan UPT Kemendikdasmen, organisasi pendidikan, perwakilan guru, serta media. Forum Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (Fortadik) juga akan diundang guna mencegah polemik di kemudian hari.

"Kita ubah namanya karena ‘rembuk’ bisa terdengar seperti ‘remuk’. Konsolidasi lebih tepat dan mencerminkan semangat koordinasi," katanya.

Dalam forum tersebut, kementerian juga akan membahas peluncuran dua hingga tiga program unggulan yang direncanakan akan dilaunching langsung oleh Presiden. 

Program-program tersebut meliputi transfer langsung ke guru honorer, digitalisasi pendidikan melalui konsep smart classroom di 200 satuan pendidikan, serta program renovasi fasilitas pendidikan.

"Lokasi peluncurannya masih kami bahas. Bisa jadi di Jakarta atau tempat lain, menyesuaikan jadwal Presiden setelah kunjungan kenegaraan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Tiga Perusahaan Pencemar Su...
Luar Negeri
Kerugian Penipuan Siber Tem...

Swasembada Susu Butuh Regulasi Tegas

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Swasembada Susu Butuh Regul...
Luar Negeri
PBB Desak Kelompok Houthi H...
Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

Menpar: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.