Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketegangan AS-Tiongkok Seret IHSG ke Zona Merah

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 17:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketegangan AS-Tiongkok Seret IHSG ke Zona Merah Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S
Ket. Pengunjung mengamati layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025).

JAKARTA – Kinerja pasar saham di dalam negeri kembali tertekan seiring masih dominannya sentimen kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Kebijakan tersebut memicu perlawanan dari negara yang masuk dalam daftar tarif tinggi Trump. Kondisi tersebut bakal memicu perang dagang sehingga membuat kondisi perekonomian global makin tak menentu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/4) sore ditutup melemah seiring pelaku pasar tengah mencermati perang tarif antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS).

IHSG ditutup melemah 28,15 poin atau 0,47 persen ke posisi 5.976,99. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,60 poin atau 0,24 persen ke posisi 669,37.

“Tekanan pasar kami perkirakan masih tinggi seiring dengan saling menyerang antara Tiongkok dan AS terkait tarif. Terbaru AS kembali menargetkan tarif tambahan baru kepada Tiongkok sebesar 50 persen. Hal ini dikhawatirkan masih akan meningkatkan gejolak ekonomi,” ujar VP Marketing, Strategy & Planning Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi di Jakarta, Rabu (9/4).

Audi melihat pasar sudah mulai merefleksikan dampak tarif resiprokal AS di pasar dan setelah mendapatkan langkah berikutnya dari pemerintah, dengan menerima pengenaan tarif serta melakukan langkah diplomasi melalui negosiasi.

Donald Trump dalam media sosialnya X, mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50 persen terhadap Tiongkok mulai 9 April 2025 apabila Tiongkok tidak menarik tambahan tarif sebesar 34 persen paling lambat Selasa (8/4).

Trump mengatakan semua pembicaraan dengan Tiongkok akan dihentikan, sementara negosiasi dengan negara lain akan segera dimulai.

Apabila hal itu benar-benar dilakukan oleh Trump, artinya barang-barang asal Tiongkok akan dikenakan tarif impor sangat tinggi yaitu 104 persen.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang menguat sebesar 0,94 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor industri yang masing- masing naik sebesar 0,78 persen dan 0,75 persen.

Sedangkan, enam sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam minus 3,07 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor energi yang masing- masing turun sebesar 2,24 persen dan 1,43 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CENT, KBLV, SONA, RELI dan LIVE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HOMI, YUPI, RATU, SAFE dan FILM.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.089.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,28 miliar lembar saham senilai Rp11,90 triliun. Sebanyak 313 saham naik, 329 saham menurun, dan 319 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.