Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelombang Tarif Global Trump, Termasuk 104% terhadap Tiongkok Mulai Berlaku

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 11:51 WIB | Oleh:
Gelombang Tarif Global Trump, Termasuk 104% terhadap Tiongkok Mulai Berlaku Doc: Istimewa
Ket. Kontainer untuk ekspor. Trump menggandakan bea masuk atas impor Tiongkok , yang telah ditetapkan sebesar 54 persen minggu lalu, sebagai tanggapan atas tarif balasan yang diumumkan Beijing minggu lalu.

WASHINGTON - Kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat terhadap puluhan negara telah berlaku, Rabu (9/4) termasuk bea masuk sebesar 104 persen terhadap barang-barang Tiongkok, yang semakin meningkatkan tensi perang dagang global.

Dikutip dari The Guardian, serangkaian tarif yang disebut "timbal balik" atas impor ke AS – yang dikenakan mulai pukul 12.01 dini hari Waktu Bagian Timur (0401 GMT) – terjadi ketika pungutan dari presiden AS Donald Trump telah mengguncang tatanan perdagangan global yang telah berlangsung selama beberapa dekade, meningkatkan kekhawatiran akan resesi dan mendorong pasar saham di seluruh dunia anjlok tajam.

S&P ditutup di bawah 5.000 untuk pertama kalinya dalam hampir setahun pada hari Selasa dan mendekati pasar yang melemah, yang didefinisikan sebagai 20 persen di bawah titik tertingginya baru-baru ini. Perusahaan-perusahaan S&P 500 telah kehilangan 5,8 triliun dolar AS dalam nilai pasar saham sejak Trump mengumumkan tarif pada hari Rabu lalu.

Aksi jual di pasar Asia kembali terjadi pada hari Rabu setelah jeda singkat, dengan Nikkei Jepang turun lebih dari 3 persen dan mata uang won Korea Selatan merosot ke level terendah dalam 16 tahun. Saham berjangka AS juga menunjukkan penurunan hari kelima berturut-turut di Wall Street.

Trump menggandakan bea masuk atas impor Tiongkok , yang telah ditetapkan sebesar 54 persen minggu lalu, sebagai tanggapan atas tarif balasan yang diumumkan Beijing minggu lalu. Tiongkok telah berjanji untuk "berjuang sampai akhir " atas apa yang dianggapnya sebagai pemerasan.

Trump telah memberikan sinyal yang beragam kepada para investor mengenai apakah tarif akan tetap berlaku dalam jangka panjang, menggambarkannya sebagai “permanen” tetapi juga membanggakan bahwa mereka menekan para pemimpin negara lain untuk meminta negosiasi.

"Banyak negara yang datang dan ingin membuat kesepakatan," katanya di sebuah acara di Gedung Putih pada Selasa sore. Ia mengatakan di acara berikutnya bahwa ia berharap Tiongkok juga akan mengejar kesepakatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Nasional
Potensi Panas Bumi Jadi And...

OJK Dorong Akses Kredit UMKM Lebih Luas

46 menit yang lalu | Lukman

Nasional
OJK Dorong Akses Kredit UMK...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Kolombia, 164...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Guncang Kolom...
Luar Negeri
Ukraina Ungkap Russia Telah...
Luar Negeri
Myanmar Tingkatkan Serangan...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.