Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stasiun Tawang dan Poncol Layani 497.297 Penumpang selama Masa Mudik

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 18:17 WIB | Oleh:
Stasiun Tawang dan Poncol Layani 497.297 Penumpang selama Masa Mudik Doc: ANTARA/HO-Humas KAI
Ket. Suasana angkutan Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI Persero) mencatat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Stasiun Semarang Poncol melayani 497.297 penumpang kereta api selama masa angkutan Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah.

"Stasiun Tawang dan Poncol dipadati pemudik kereta api, 497.297 pemudik padati stasiun yang berada di Kota Semarang selama 19 hari masa angkutan Lebaran 2025," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, Selasa.

KAI mencatat pergerakan signifikan penumpang di dua stasiun utama Kota Semarang tersebut selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

Anne menyampaikan, hal itu menunjukkan bahwa Semarang tidak hanya menjadi kota transit, tetapi juga merupakan titik keberangkatan dan kedatangan penting bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

“Kota Semarang yang merupakan Ibukota Provinsi Jawa Tengah bukan hanya kota tujuan bagi para pemudik, tapi juga banyak disinggahi oleh para perantau, sehingga pada saat lebaran juga terjadi pergerakan masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya,” ujarnya.

Lebih lanjut Anne mengatakan, selama periode arus mudik yang berlangsung sejak 21 Maret hingga 1 April 2025, tercatat sebanyak 152.288 penumpang berangkat meninggalkan Semarang melalui Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Stasiun Semarang Poncol. Sedangkan jumlah penumpang yang tiba di Semarang pada periode yang sama mencapai 126.286 orang.

Anne juga menjelaskan tren pergerakan penumpang terus berlanjut pada periode arus balik, yaitu dari tanggal 2-8 April atau H+1 hingga H+7 Lebaran. Pada periode itu, KAI mencatat 97.227 penumpang berangkat dari Semarang, dan sebanyak 121.496 penumpang atau 80 persen dari jumlah pemudik telah kembali tiba di Semarang.

"Dari data tersebut, selama tujuh hari periode arus balik rata-rata 17.357 penumpang tiba setiap harinya di Kota Semarang. Puncaknya pada Senin, 7 April (H+6 lebaran) sebanyak 20.535 pemudik tiba di Semarang dari dua stasiun," jelas Anne.

Menurutnya, hal itu menunjukkan sebagian besar masyarakat yang melakukan mudik dari Semarang telah kembali ke kota itu setelah perayaan Lebaran di kampung halaman.

Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan Stasiun Semarang Poncol tidak hanya melayani kereta api jarak jauh, tetapi juga melayani perjalanan kereta api jarak dekat dan menengah.

Beberapa layanan KA jarak dekat dan menengah yang beroperasi dari Semarang antara lain KA Blora Jaya tujuan Cepu, KA Banyubiru tujuan Solo, KA Kedungsepur tujuan Ngrombo, KA Kaligung tujuan Tegal hingga Brebes, serta kereta api aglomerasi seperti KA Joglosemarkerto yang menghubungkan Semarang dengan Solo, Yogyakarta, Purwokerto, dan Tegal.

"Kelebihan Semarang sebagai simpul transportasi kereta api yang strategis memungkinkan konektivitas yang baik dengan berbagai kota di Pulau Jawa, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, hingga Jakarta," tuturnya.

Menurut Anne, kemudahan aksesibilitas juga menjadi keunggulan di kedua stasiun yang berada di utara Kota Semarang tersebut. Kedua stasiun tersebut terintegrasi dengan halte Bus Trans Semarang yang terletak tidak jauh dari area stasiun.

"Hal ini memberikan kemudahan bagi penumpang yang membutuhkan angkutan lanjutan untuk mencapai tujuan akhir di sekitar Semarang," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.