Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Samsung Electronics Berupaya Kurangi Dampak Tarif AS

📅 Senin, 07 Apr 2025, 15:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Samsung Electronics Berupaya Kurangi Dampak Tarif AS Doc: ANTARA/Pixabay
Ket. Logo Samsung

JAKARTA - Raksasa teknologi Samsung Electronics Co. mungkin perlu mengubah strategi produksi globalnya karena tarif timbal balik baru dari Amerika Serikat (AS) dapat berdampak signifikan pada bisnis ponsel pintar mereka, menurut sumber industri, Minggu (6/4) waktu setempat.

Minggu lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif "dasar" minimal 10 persen pada semua impor ke AS dan tarif "timbal balik" yang spesifik untuk negara tertentu, termasuk tarif 25 persen untuk Korea Selatan.

Tarif timbal balik ini, yang mencakup sebagian besar kategori produk kecuali beberapa seperti kendaraan, semikonduktor, dan farmasi, akan mulai berlaku pada Rabu (waktu AS).

Para ahli dan analis industri menyatakan bahwa Samsung Electronics perlu menghadapi kebijakan tarif AS dengan memanfaatkan strategi diversifikasi basis produksinya.

Samsung Electronics, produsen ponsel pintar terbesar di dunia, memproduksi sekitar setengah dari ponsel pintarnya di Vietnam, yang akan terkena tarif timbal balik sebesar 46 persen untuk produk yang masuk ke AS. Sisa produksinya tersebar di India, Brasil, Indonesia, dan Korea Selatan.

India menghadapi tarif 26 persen, Korea Selatan 25 persen, dan Brasil hanya 10 persen, menjadikannya lokasi yang potensial untuk melayani pasar AS.

Sumber-sumber menyebutkan bahwa Samsung Electronics mungkin mempertimbangkan untuk meningkatkan produksi di India, Brasil, dan Korea Selatan, terutama untuk model premium yang ditujukan bagi konsumen AS.

Brasil, khususnya, menjadi pilihan menarik karena tarifnya yang rendah dan kedekatan geografis dengan AS.

Perusahaan ini diperkirakan akan mengevaluasi kembali kebijakan produksinya sebelum peluncuran ponsel lipat generasi terbarunya pada musim panas, tetapi untuk saat ini masih berhati-hati.

"Belum ada keputusan yang diambil," kata seorang pejabat Samsung Electronics. Demikian disiarkan Yonhap, Minggu (6/4) waktu setempat. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.