Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Utang RI Bisa Bengkak Seiring dengan Pengenaan Tarif Resiprokal Trump

📅 Jumat, 04 Apr 2025, 22:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Utang RI Bisa Bengkak Seiring dengan Pengenaan Tarif Resiprokal Trump Doc: istimewa
Ket. Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan dalam diskusi Diskusi Publik “Waspada Genderang Perang Dagang” di Jakarta, Jumat (4/4).

JAKARTA-Dampak pengenaan tarif resiprokal (Reciprocal Tariff) Amerika Serikat (AS) terhadap perdagangan RI mungkin lebih moderat, namun efek depresiasi nilai tukar rupiah yang dampaknya bisa ke mana mana termasuk ke pembengkakan nilai utang.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan menuturkan, dari sisi dampak perdagangan Indonesia lebih moderat jika dibandingkan dengan yang dirasakan Vietnam dan Cina karena dua negara itu kebergantungannya pada pasar AS sangat tinggi

Namun kata dia, efek kenaikan tarif bukan hanya pada perdagangan tetapi depresiasi nilai tukar rupiah. Dengan adanya kebijakan ini maka harga produk impor yang dijual di Amerika semakin mahal dan dapat memicu inflasi. Sebagai respon atas keadaan tersebut, Federal Reserve (The Fed) kemungkinan bakal menaikkan atau menahan diri tidak menurunkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.

Apabila ada tekanan terhadap inflasi AS yang dibarengi dengan kenaikan suku bunga The Fed, maka bisa menyebabkan capital outflow dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, karena obligasi AS menjadi lebih menarik bagi investor.

Ini yang kemudian menyebabkan terjadinya depresiasi lebih lanjut daripada nilai tukar rupiah kita itu kan spillover-nya kemana-mana, kepada utang, kepada fiskal kita, dan seluruhnya. Tahun ini utang jatuh tempo kita sekitar 800 triliuh rupiah.

"Jadi, saya kira selain dampak perdagangan, tapi juga dampak terhadap depresiasi nilai tukar rupiah dan yang lainnya itu juga perlu kita antisipasi,” ungkapnya dalam Diskusi Publik “Waspada Genderang Perang Dagang” yang diadakan oleh Indef di Jakarta, Jumat (4/4).

Beruntungnya kata Fadhil, sekarang ini kita masih libur, sehingga belum mengetahui secara persis setelah adanya kebijakan ini, dalam short term itu gimana dampaknya terhadap nilai tukar rupiah itu. "Walaupun kemarin kita mengetahui bahwa memang ada sedikit pelemahan, walaupun kemudian katanya kemarin itu ada sedikit menguat kembali,” ucapnya.

Fadhil menuturkan, karakter Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memang kurang suka dengan kerja sama multilateral, dia lebih cenderung ke hubungan bilateral (dua negara). Makanya Fadhil optimistis dengan jalan negosiasi yang ditempuh pemerintah karena sifanya hanya dialog dua negara yang mungkin bisa diterima Trump.

Selain itu, dalam jangka menengah dan panjang atas kebijakan tarif impor Trump, yaitu mengurangi kebergantungan terhadap AS, dan melakukan diversifikasi negara tujuan ekspor ke negara lain yang memiliki hubungan baik dan lebih terbuka.

Dari sisi perdagangan paparnya beberapa produk ekspor Indonesia akan terdampak akibat dari kebijakan ini adalah tekstil, garmen, alas kaki, kemudian palm oil. Secara total, dia menyatakan ada 10 produk ekspor Indonesia yang akan terdampak tarif resiprokal AS.

Dampak Moderat

Kendati demikian, mengingat kebijakan tarif berlaku bagi semua negara, terutama negara-negara pesaing Indonesia seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand, Fadhil menganggap dampak yang dialami Tanah Air lebih moderat.

Saat ini, AS merupakan partner dagang terbesar kedua Indonesia setelah China dengan total share dari ekspor Tanah Air ke Amerika sekitar 10,5 persen. Indonesia juga memperoleh surplus perdagangan dengan Amerika sebesar 16,8 miliar dolar AS.

Pada Rabu (2/4), Presiden AS Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif sedikitnya 10 persen ke banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, terhadap barang-barang yang masuk ke negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.