Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Kalsel Ungkap MinyaKita Palsu, PT Guthrie International Pulau Laut Tegaskan Tak Terkait Apapun dengan CV Berkat Yana

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 13:15 WIB | Oleh:
Polda Kalsel Ungkap MinyaKita Palsu, PT Guthrie International Pulau Laut Tegaskan Tak Terkait Apapun dengan CV Berkat Yana Doc: antara foto
Ket. Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan mengungkap dugaan MinyaKita palsu dan tak sesuai takaran.

Polda Kalsel Ungkap MinyaKita Palsu, PT Guthrie International Pulau Laut Refinery Tegaskan Tak Terkait Apapun dengan CV Berkat Yana

KOTABARU - Manajemen PT Guthrie International Pulau Laut Refinery yang sebelumnya bernama PT Sime Darby Oils Pulau Laut Refinery menegaskan tidak memiliki kontrak kerja atau apapun dengan CV Berkat Yana terkait pengungkapan Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menyita 3,26 ton MinyaKita palsu beberapa waktu lalu.

Menurut Head Human Resources Department, Kusdaryanto Imam dalam rilisnya, Rabu (26/3), PT Guthrie International Pulau Laut Refinery tidak memiliki kontrak kerja atau relasi apapun dengan CV Berkat Yana.

“Sesuai hasil inspeksi pada hari Selasa, 18 Maret 2025 yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Diskoperindag) Kabupaten Kotabaru yang didampingi Staf Bidang Stabilisasi dan Metrology Kabupaten Kotabaru dinyatakan bahwa volume minyakita kemasan 1 liter produksi PT Guthrie International Pulau Laut Refinery sudah sesuai takaran,” jelasnya.

Hingga saat ini, jelas dia, perusahaan juga bersinergi dengan instansi terkait dalam upaya penelurusan serta penghentian pemalsuan minyak goreng produk minyakita tersebut.

Dalam operasionalnya, PT Guthrie International Pulau Laut Refinery selalu mengedepankan azas kepatuhan terhadap hukum dan perundang-undangan yang berlaku serta menjalankan praktik–praktik pengolahan minyak sawit terbaik dalam memastikan keberlangsungan lingkungan hidup maupun masyarakat sekitar dimanapun Kami beroperasi.

Sebelumnya, Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menyita sebanyak 3.263 liter atau lebih kurang 3,26 ton minyak goreng produk MinyaKita palsu dan menangkap satu orang tersangka pelaku pemalsuan.

“Jadi, modusnya tersangka berinisial D asal Banjarbaru mengemas minyak curah ke dalam kemasan MinyaKita untuk dijual ke toko-toko,” kata Kepala Polda Kalsel Inspektur Jenderal Polisi Rosyanto Yudha Hermawan saat merilis pengungkapan kasus di Banjarmasin, Senin lalu.

Kapolda menjelaskan terbongkarnya praktik curang perdagangan minyak goreng itu setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat pada 19 Maret 2025 jika ada penjualan MinyaKita tidak sesuai takaran.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Komisaris Besar Polisi M. Gafur Aditya Siregar langsung memerintahkan tim yang dipimpin Kasubdit 1 Indagsi AKBP Amien Rovi bersama Kanit 3 AKP Sufian Noor dan anggota melakukan penyelidikan.

Hasilnya, ada empat toko di Banjarmasin yang didatangi petugas, yakni Toko Yeyen Ibak, Toko Tasya Rasyid, Toko Tawakal, dan Rumah Syahbana ditemukan MinyaKita isi 1 liter kemasan bantal dan botol tidak sesuai takaran.

Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan adanya perbedaan warna minyak goreng yang terlihat lebih keruh. Atas temuan ini, polisi melakukan pendalaman lebih lanjut dan menelusuri distributor yang memasok minyak goreng ke toko-toko.

Kapolda menyebut pada minyak goreng kemasan bantal isi 1 liter produsen MinyaKita tertulis CV Berkat Yana, Malang, Jawa Timur. Padahal itu bukan merupakan produsen resmi MinyaKita yang ditunjuk pemerintah.

MinyaKita merupakan produk minyak goreng yang disubsidi pemerintah dan diatur penjualannya dengan harga eceran tertinggi (HET) 15.700 rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.