Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Gendang Telinga Berlubang Bisa Pengaruhi Kemampuan Mendengar

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati! Gendang Telinga Berlubang Bisa Pengaruhi Kemampuan Mendengar Doc: ANTARA/Sizuka
Ket. Lubang pada gendang telinga dapat disebabkan oleh luka hingga infeksi yang dapat mengganggu pendengaran.

JAKARTA - Gendang telinga atau membran timpani adalah selaput tipis yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Struktur ini berfungsi untuk menangkap gelombang suara dan mengubahnya menjadi getaran yang kemudian diteruskan ke tulang-tulang pendengaran di telinga tengah.

Gendang telinga sangat sensitif, sehingga perlu dijaga kesehatannya dengan menghindari suara terlalu keras, membersihkan telinga dengan benar, dan segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami nyeri atau gangguan pendengaran.

Dokter Spesialis THT Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr. Rangga Rayendra Saleh, Dp. T.H.T.BKL, Subsp. Oto.(K) mengungkapkan lubang pada gendang telinga dapat disebabkan oleh luka hingga infeksi yang dapat mengganggu pendengaran.

“Tentunya penyebabnya ada banyak macamnya apabila lubang disebabkan trauma, luka atau tusukan maka disebut perforasi akibat trauma. Sedangkan lubang karena infeksi maka ini disebabkan otitis media supuratif kronis (OMSK),” kata dr. Rangga dalam webinar yang dipantau dari Jakarta, Jumat (21/3).

Ia menjelaskan bahwa OMSK adalah kondisi infeksi pada rongga telinga tengah ditandai adanya robekan lubang atau gendang telinga yang dapat menyebabkan keluar cairan dari liang telinga yang kerap disebut masyarakat awam sebagai congek.

“Jadi akibat adanya penumpukan cairan di balik gendang telinga di rongga telinga tengah, maka cairan yang menumpuk di rongga itu akan mencari jalan untuk ke luar sehingga infeksi itu menyebabkan robekan itu tidak bisa menutup secara spontan dan robekan ini menjadi menetap, menyebabkan keluhan antara lain riwayat keluar cairan dari telinga atau congek, nah itu adalah otore atau keluar cairan dari liang telinga,” jelasnya.

Infeksi OMSK ini menurutnya terjadi secara kronis dan bisa menyebabkan gangguan pendengaran termasuk adanya dengung.

“Jika ada lubang di gendang tekan misal sudah kronik, kecil kemungkinan akan kecil (sembuh) sendiri sehingga butuh rekonstruksi gendang telinga,” ujarnya pula.

Dengan kondisi ini maka pasien disarankan melakukan konsultasi dengan ahli untuk mendapatkan perawatan yang tepat, salah satunya dengan melakukan operasi penambalan gendang telinga.

Operasi ini dilakukan dengan menggunakan material penambal dari bagian tubuh pasien itu sendiri yakni dengan menggunakan selaput tulang rawan atau selaput otot. Penggunaan material ini dinilai memiliki risiko kontradiktif yang kecil.

Operasi ini dilakukan dengan dua pendekatan yakni operasi lewat liang telinga sehingga luka operasi tidak terlihat, serta operasi dengan kasus gangguan pendengaran berat atau infeksi berbahaya dapat dilakukan melalui operasi sayatan daun telinga.

Usai melakukan operasi, pasien disarankan menghindari terkena air untuk menjaga telinga tetap steril. Mengangkat beban berat juga dilarang karena tekanan ke dalam area menjadi lebih tinggi dan bisa menyebabkan pergeseran tambalan, karena tambalan yang dilakukan tidak dilem dan hanya diletakkan sedekat lubang sehingga membutuhkan waktu untuk menutup secara alami.

Selain itu, pasien juga tidak disarankan untuk segera melakukan penerbangan hingga berenang dan membutuhkan seputar 3-4 minggu untuk dapat mengikuti penerbangan bila dokter yang menangani memperbolehkannya.

Operasi ini diklaim minim risiko seperti perdarahan dan lainnya. Sementara soal indikator keberhasilan operasi yakni mampu menghadirkan liang telinga yang kering serta perbaikan fungsi pendengaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.