Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Tolak Premanisme Berkedok Ormas

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 21:00 WIB | Oleh:
Masyarakat Tolak Premanisme Berkedok Ormas Doc: Antara Foto
Ket. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melapor dan berani menolak praktik premanisme yang merugikan keamanan serta ketertiban wilayah," tegas Kapolres Mamuju Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Kristanto Abadi, di Sulbar, Minggu.

Polres Mamuju Tengah ajak masyarakat tolak premanisme berkedok ormas

Mamuju, 16/3 (ANTARA) - Polres Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, menggelar sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat menolak segala bentuk premanisme, terutama yang berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Melalui sosialisasi ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melapor dan berani menolak praktik premanisme yang merugikan keamanan serta ketertiban wilayah," tegas Kapolres Mamuju Tengah Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Kristanto Abadi, di Sulbar, Minggu.

Pada sosialisasi tersebut, personel Humas Polres Mamuju Tengah bersama jajaran kepolisian setempat, turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan pelaku usaha terkait modus-modus premanisme yang sering terjadi.

Pada kegiatan itu, personel Humas Polres Mamuju Tengah menekankan bahwa ormas sejatinya adalah wadah untuk membangun dan mengayomi masyarakat, bukan untuk menekan atau memeras dengan dalih kepentingan kelompok tertentu.

Selain itu, kepolisian juga mensosialisasikan berbagai langkah yang dapat diambil oleh masyarakat apabila menemukan tindakan premanisme, salah satunya melalui layanan darurat 110.

"Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh warga, khususnya pelaku usaha dan investor, untuk segera melaporkan tindakan premanisme yang mengganggu kegiatan ekonomi maupun kehidupan sosial mereka," terang Hengky Kristanto.

Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme yang mengatasnamakan ormas.

Polres Mamuju Tengah juga tambahnya, siap memberikan perlindungan kepada masyarakat dan akan menindak tegas pelaku yang terbukti melakukan aksi premanisme.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk premanisme dan tidak segan untuk melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum," ujar Hengky Kristanto.

Kapolres berharap melalui sosialisasi itu, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama serta tidak mudah terintimidasi oleh oknum-oknum yang menyalahgunakan nama organisasi.

"Mari bersama-sama wujudkan Mamuju Tengah yang aman, damai dan bebas dari premanisme," kata Hengky Kristanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

40 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.