Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kehutanan Unhas Menyelenggarakan “Workshop” Penyusunan Proposal Penelitian bagi Dosen

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kehutanan Unhas Menyelenggarakan “Workshop” Penyusunan Proposal Penelitian bagi Dosen Doc: ANTARA
Ket. Para peserta workshop berfoto bersama usai kegiatan yang digelar Fakultas Kehutanan Unhas, Makassar.

MAKASSAR– Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni menyelenggarakan workshop penyusunan proposal penelitian bagi dosen.

Dekan Fakultas Kehutanan Unhas Prof Dr Ir A Mujetahid M SHut MP di Makassar, Minggu (16/3), mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan peluang memperoleh pendanaan baik nasional maupun internasional.

Dia mengatakan kegiatan ini sangat penting dalam membantu dosen menyusun proposal penelitian agar mudah lolos dan mendapatkan pendanaan baik pada skala nasional maupun internasional.

"Saya berharap materi yang disampaikan tentang teknik penyusunan proposal bisa membantu dosen kami untuk lebih aktif dan produktif dalam membuat proposal penelitian yang baik dan benar sehingga mudah lolos pendanaan," kata Prof Mujetahid.

Melalui kegiatan ini, para dosen Fakultas Kehutanan Unhas diharapkan lebih termotivasi dan produktif dalam membuat proposal untuk meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan baik nasional maupun internasional pada tahun 2025.

Prof Mohammad Basyuni SHut MSi PhD yang merupakan Dosen dan Peneliti Universitas Sumatera Utara, USU, sebagai narasumber membawakan materi tentang teknik penyusunan proposal untuk mendapatkan hibah inovasi dan Kekayaan Intelektual (KI) baik dari pendanaan nasional maupun internasional, kolaborasi penelitian dan penerapan hibah penelitian dalam skala nasional dan internasional.

Prof Basyuni mengatakan proposal yang baik dan benar harus spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis, dan terikat waktu. Kelima unsur ini sangat penting dan harus ada pada proposal.

"Tips utama dalam mendapatkan pendanaan adalah membuat proposal usulan penelitian, mengikuti aturan yang telah ditetapkan dan sesuai panduan serta memahami cara seleksinya," ucap Prof Basyuni.

Dalam melakukan kolaborasi penelitian dibutuhkan partner atau mitra riset.Adapun informasi dan tip dalam mencari partner atau mitra riset adalah melalui jejaring peer group masing-masing peneliti, mencari kolaborator di website the-easia.org/jrp, mempunyai kesamaan publikasi dan penelitian, dan mencari melalui pertemuan ilmiah atau konferensi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

37 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.