Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Baru Pengolahan Sampah

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 14:38 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Baru Pengolahan Sampah  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan langkah baru dalam pengelolaan sampah melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Danantara.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan teknologi yang mampu mengolah sampah dalam jumlah signifikan sekaligus menekan persoalan bau yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sampah perkotaan.

"Insyaallah ada kabar berita baik. Pemerintah Kota Bandung, Kemendiktisaintek, dan Danantara, dalam hal ini diwakili oleh CEO Pak Sigit, bersama-sama akan mengembangkan sebuah teknologi baru pengolahan sampah yang insyaallah akan bisa mengolah sampah dengan jumlah yang cukup signifikan, tetapi juga tidak menimbulkan bau," ujar Wali Kota Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (17/8).

Menurut dia, pengembangan teknologi tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan dan penjajakan untuk memastikan sistem yang akan diterapkan dapat menjawab kebutuhan pengelolaan sampah di Kota Bandung.

Wali Kota Farhan menyebut, bentuk fasilitas yang disiapkan merupakan tempat pengolahan sampah. Pemerintah Kota Bandung bersama mitra terkait akan menguji dan mengembangkan teknologi tersebut sebelum diterapkan secara lebih luas.

"Ini kita lagi coba," kata dia seraya menyatakan langkah konkret kolaborasi tersebut akan dimulai melalui kick off kerja sama yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang.

"Insyaallah Jumat (21/8) ini kita akan mulai kick off berupa kerja sama antara Kemenristek, Pemerintah Kota Bandung, dan Danantara," tutur Wali Kota Farhan.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung mencari solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kapasitas pengolahan, aspek lingkungan seperti pengendalian bau menjadi perhatian penting dalam teknologi yang tengah dikembangkan.

Wali Kota Farhan berharap, inovasi tersebut nantinya dapat memberikan dampak nyata terhadap persoalan persampahan di Kota Bandung, sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah dengan lembaga dan mitra strategis dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.