Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Sebut X Terkena Serangan Siber Besar-besaran

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Elon Musk Sebut X Terkena Serangan Siber Besar-besaran Doc: Quartz
Ket. Elon Musk meninggalkan pertemuan dengan DPR dari Partai Republik di gedung DPR AS, Washington DC pada 5 Maret 2025.

SAN FRANCISCO -  Elon Musk mengatakan X terkena serangan siber besar-besaran pada hari Senin (10/3), yang menimbulkan pertanyaan apakah ia menjadi sasaran atau keputusannya memangkas staf di X menghantui jejaring sosial tersebut.

Laporan soal masalah yang dialami X dimulai Senin pagi. Pengguna di Asia, Eropa, dan Amerika Utara mengatakan tidak dapat mengakses platform tersebut, menurut situs pelacakan Downdetector.

"(Masih) ada serangan siber besar-besaran terhadap X," kata Musk dalam sebuah posting di platform tersebut, yang terus berjalan secara sporadis sepanjang hari.

Bos SpaceX dan Tesla itu juga menyalahkan serangan siber, meski ia tidak memberikan bukti, atas jatuhnya situs tersebut tahun lalu saat wawancara dengan Donald Trump hendak disiarkan di sana.

Musk membagikan unggahan dari akun bernama DogeDesigner yang menyatakan bahwa serangan siber terbaru itu merupakan bentuk permusuhan terhadap dirinya, bersamaan dengan aksi protes baru-baru ini terhadap Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang dipimpinnya dan vandalisme terhadap fasilitas Tesla.

Musk berspekulasi bahwa serangan semacam itu akan membutuhkan sumber daya yang sangat besar, dan itu merupakan pekerjaan suatu negara atau kelompok besar yang terkoordinasi.

Saat wawancara dengan Fox Business, ia menuduh komputer yang digunakan dalam serangan itu tampaknya memiliki alamat digital di wilayah Ukraina, dan X masih berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Pakar keamanan siber mengatakan sulit untuk menilai situasi tanpa mampu melihat operasi X, tetapi durasi masalah merupakan tanda adanya serangan.

"Ini adalah perang siber yang sedang terjadi dengan kekuatan penuh," kata Chad Cragle dari platform pertahanan siber Deepwatch.

"Dengan Musk menjadi pusat perhatian dan ketegangan politik yang memuncak, serangan-serangan ini menunjukkan semua indikator agresi negara-bangsa."

Gangguan pada platform media sosial X menyebabkan puluhan ribu pengguna tidak dapat mengakses situs tersebut secara berkala selama berjam-jam, menurut monitor.

Pada puncaknya, lebih dari 40.000 orang melaporkan gangguan itu, kata situs tersebut.

Trump menanggapi minggu lalu terhadap kritik yang berkembang atas pemotongan dana yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pemerintah AS yang diawasi oleh penasihat miliardernya, Musk, dengan mengatakan bahwa pemotongan tersebut harus ditargetkan dengan hati-hati.

"Kami menyebutnya 'pisau bedah' dan bukan 'kapak'," tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.