Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur dan Wagub NTT Meluncurkan Enam Program “Quick Win NTT”

📅 Senin, 10 Mar 2025, 21:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur dan Wagub NTT Meluncurkan Enam Program “Quick Win NTT” Doc: ANTARA
Ket. Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena dan Johni Asadoma saat berpose dengan kaum difabel, di Kupang, Senin (10/3/2025).

KUPANG– Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena dan Johni Asadoma meluncurkan enam program Quick Win NTT untuk memberikan dampak nyata dan cepat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

"Komitmen kami untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah melalui Koperasi Merah Putih yang sudah menjadi program pemerintah pusat," kata Gubernur NTT Melki Laka Lena di Kupang, Senin (10/3).

Enam program Quick Win NTT Itu, antara lain pertama, memperkuat posyandu untuk menekan semakin tingginya angka stunting di provinsi berbasis kepulauan itu.

Menurut dia, dengan dukungan Kementerian Kesehatan RI, pemerintah daerah akan melaksanakan pelatihan intensif bagi kader posyandu agar dapat melakukan deteksi dini, edukasi gizi, serta intervensi langsung di lapangan.

"Program ini bahkan diharapkan menjadi pilot project nasional dalam penanganan stunting berbasis komunitas," ujar dia.

Program Quick Win kedua, adalah satu desa/kelurahan satu produk berbasis Koperasi Merah Putih melalui program One Village One Product (OVOP), yakni setiap desa dan kelurahan di NTT akan didorong untuk memproduksi, mengolah, dan memasarkan produk unggulan yang berbasis pada potensi lokal.

Dia menjelaskan Koperasi Merah Putih akan menjadi tulang punggung ekonomi desa, dan memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.

"Sejak era Bung Hatta, koperasi adalah sokoguru ekonomi. Sekarang di era Presiden Prabowo, kita gerakkan kembali koperasi bukan hanya sebagai tempat simpan pinjam, tapi sebagai pusat produksi dan pemasaran. Ini ekonomi gotong royong yang nyata,” ujar Melki.

Program yang ketiga, kata dia, adalah gerakan Beli NTT, yakni membangkitkan produk lokal, di mana untuk mengutamakan penggunaan produk lokal dalam setiap kegiatan pemerintahan dan masyarakat.

Sebagai langkah awal, kata dia, seluruh kantor pemerintahan akan menggunakan produk air mineral lokal seperti Aquamor, Aquafit, Viquam, Ruteng, Kelimutu, Airrote, dan Ewiti, serta produk UMKM lainnya.

"Jika selama ini pasar kita dikuasai oleh merek nasional, sekarang kita ambil kembali bagian kita. Kita tidak menutup pintu untuk produk luar, tapi kita akan memastikan bahwa produk lokal punya pangsa pasar yang adil. Ini gerakan kemandirian ekonomi," kata Melki.

Kemudian, keempat adalah persiapan Siswa NTT ke Sekolah Kedinasan dan Kampus Unggulan, di mana Pemprov NTT akan melakukan talent scouting untuk mencari siswa berbakat yang akan dibimbing menuju sekolah kedinasan seperti Akpol, Akmil, IPDN, STAN, hingga universitas terbaik dalam dan luar negeri.

"Program ini mencakup pendampingan akademik, persiapan fisik, serta penguatan mental dan karakter, dengan melibatkan alumni serta instansi terkait," ujarnya.

Selanjutnya, kelima adalah optimalisasi PAD dengan pemanfaatan aset daerah. Pemprov NTT akan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) dengan memperbaiki sistem pajak, retribusi, serta pemanfaatan aset daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.