Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arumi Ingin Produk Kerajinan Jatim Mendunia

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 05:43 WIB | Oleh:

“Mereka yang memasak, lalu gasnya, serta mereka yang mencuci piring itu sudah beda komponennya. Sehingga harga Rp10.000 itu bukan harga mateng siap saji siap makan,” katanya.

Dalam posisi ini, Khofifah menyebut supplier menjadi penting. Bahkan, banyak yang bertanya kepadanya, kalau supply bagaimana. Mau cari beras, dari lumbung pangan, sayur dari Malang. Sehingga, Jatim punya banyak sumber untuk menyupplay dapur-dapur sehat.

“Ini uang. Kalau 1000 dapur sehat, maka dalam setahun uang beredar 1,5 triliun rupiah,” tutur Khofifah.

Salain itu, satu dapur sehat rata-rata membutuhkan 48 tenaga kerja baru. Sehingga, Khofifah meminta kepada para bupati dan wali kota untuk menangkap peluang ini. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.