Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arumi Ingin Produk Kerajinan Jatim Mendunia

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 05:43 WIB | Oleh:
Arumi Ingin Produk Kerajinan Jatim Mendunia Doc: Istimewa
Ket. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin.

SURABAYA -  Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin bertekad untuk terus mengembangkan  kerajinan Jawa Timur agar semakin kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional.

Arumi berharap Dekranasda setiap tingkatan sampai kabupaten/kota punya semangat untuk bisa melakukan percepatan dalam bentuk aksi dan juga tindak lanjut produk.

"Apalagi sudah ada brand-brand produk kerajinan Deskranasda Jatim yang mendunia. Sayangnya, hal ini belum banyak diketahui bahwa produk tersebut asalnya dari Jawa Timur."

"Jadi sebenarnya sudah ada yang mendunia, minimal menasional. Sayangnya hal ini belum banyak yang mengetahui,” ungkap dia saat acara Pelantikan Serentak Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Surabaya, Jumat (7/3).

Arumi lantas memberi contoh desainer Diana Putri. Awalnya otodidak dengan membuat satu sampai dua baju, tapi sekarang desainnya sudah banyak dipakai di kancah internasional.

“Jadi sudah banyak desainer dan kerajinan kita yang mendunia,” tutur Arumi.

Untuk itu, pihaknya akan berupaya mengenalkan dan mengembangkan produk-produk berkualitas bagus yang selama ini belum punya akses, agar nantinya bisa membuka pasar sampai mendunia. “Itu harapan saya,” tegasnya.

Menurut Arumi, seperti pesan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa selaku pembina Deskranasda Jatim dalam sambutannya, yaitu bagaimana Dekranasda bisa mengambil peluang-peluang yang ada.

"Sebab, setiap kabupaten kota itu punya kelebihan masing-masing yang kalau diinovasi serta diolah, pasti punya peluang dan membawa sesuatu," ujarnya.

Arumi meminta dan menitik beratkan bagaimana kolaborasi. Pasalnya, menurut dia, Dekranasda Jawa Timur tidak mungkin akan maju dengan pesat kalau tidak ada kolaborasi dengan kabupaten/kota.
Karena itu, ia berharap setelah pelantikan ini Dekranasda bisa langsung bekerja. “Ibu pembina juga sudah mengatakan, kalau kerja kerja keras semua provinsi juga kerja keras, kerja  kerja cepat semuanya juga kerja cepat. Yang harus dibedakan adalah bagaimana kekompakan kita, bagaimana menangkap peluang, dan masing-masing harus punya inovasi,” terang dia.

Di sisi lain, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya berpesan pada para ketua  Dekranasda di Kabupaten/Kota di Jatim agar Dekranasda bisa menjadi supplier dapur-dapur sehat dari STPD yang ada untuk program makan bergizi gratis.

Menurut Khofifah, ini tidak hanga sekadar menambah income dari Dekranasda yang ada, tapi juga bisa memberi penguatan buat SDM ke depan melalui dedikasi dan partipasi yang dilakukan sebagai pimpinan atau anggota Deskranasda.

“Setiap dapur sehat itu standartnya melayani 3000 porsi sehari. Minimal 2500 porsi dan maksimal 4000 porsi sehari,” jelas Khofifah yang juga pembina Dekranasda Jatim.

Dia juga menyampaikan bahwa harga 10.000 rupiah per porsi makan bergizi gratis adalah harga yang dihitung dari bahan yang dibelanjakan, seperti telur, sayur, beras atau minyak goreng. Tetapi untuk proses memasaknya sudah lain hitungannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.