Kue Basah Palembang Jadi Primadona saat Ramadan
📅 Jumat, 07 Mar 2025, 16:45 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/M Imam Pramana
PALEMBANG - Kue basah khas Kota Palembang, Sumatera Selatan menjadi primadona saat bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 terbukti dengan meningkatnya permintaan dari masyarakat terhadap kue tersebut.
Ketua Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (Aspenku) Sumsel Bunda Rayya dikonfirmasi di Palembang, Jumat, mengatakan bahwa Ramadan tahun ini, minat konsumen terhadap kue basah khas Palembang meningkat pesat.
"Pesanan tidak hanya datang dari masyarakat Palembang dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di luar Sumatera Selatan," katanya.
Ia menyebut kue - kue basah khas Palembang yang menjadi primadona dan diburu itu seperti maksuba, lapis kojo, engkak ketan, makjola, delapan jam, dan berbagai jenis kue tradisional lainnya, menjadi pilihan favorit.
Permintaan kue tersebut disiapkan untuk menjadi bingkisan spesial selama bulan Ramadan. Menurutnya dengan tingginya permintaan ini, pihaknya berupaya menjaga kualitas dan ketepatan waktu pengiriman, terutama untuk pelanggan di luar Sumatera Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun tidak menyebutkan jumlah keuntungan yang diraih, namun pesanan menembus angka ratusan loyang dengan harga per loyang nya ada di angka ratusan ribu Rupiah.
"Kami bersyukur meraup omset dan keuntungan dalam keberkahan Ramadan ini ya, dan pesanan kue basah kami menyentuh angka ratusan box," ujarnya.
Hal senada dikatakan Erna pelaku UMKM di Palembang yang mengaku membuka orderan khusus kue basah selama Ramadan di Palembang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, orderan akan meningkat pada H-5 lebaran, dimana kue basah seperti engkau, delapan jam, maksuba, kojo akan dijadikan hidangan saat lebaran. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!