Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan KK di Pekanbaru Terdampak Banjir Luapan Sungai Siak

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 20:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan KK di Pekanbaru Terdampak Banjir Luapan Sungai Siak Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho ketika berkeliling meninjau rumah warga di sekitar pinggian Sungai Siak yang meluap.

PEKANBARU - Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dilaporkan terdampak banjir akibat luapan Sungai Siak sejak Senin, (3/3) sehingga harus mengungsi ke tenda evakuasi yang telah didirikan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho ketika meninjau lokasi banjir yang merendam permukiman masyarakat sekitar Jalan Yos Sudarso tersebut, Rabu mengatakan pihaknya telah turun bersama Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) III, Syauqiyatul Afnani Rangkuti, dan didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk penanganan ke depan.

"Kami turun langsung bersama Kepala BWSS III. Harapannya ini menjadi kolaborasi pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk penanganan banjir," kata Agung.

Menurutnya perlu langkah normalisasi hingga pembuatan pintu air, untuk menahan luapan debit air Sungai Siak yang membanjiri rumah masyarakat.

Dari koordinasi yang dilakukan, pintu air akan dibuatkan langsung oleh pihak BWSS III supaya mampu menahan luapan air ke permukiman masyarakat. Agung memastikan akan segera melakukan rapat dengan tiga instansi yang berwenang menangani banjiri yaitu dari pemerintah kota, provinsi, dan pusat.

Ia menyebut kedalaman air semakin bertambah karena adanya aliran air dari Sungai Tapung, Kampar yang merupakan hulu Sungai Siak. Saat ini lanjut dia tenda pengungsian cukup menampung warga korban banjir.

Agung juga memastikan pasokan makanan dari pemerintah kota mencukupi seluruh kebutuhan korban banjir. Pemerintah kota telah mengirimkan ribuan nasi bungkus dan makanan untuk berbuka puasa warga.

Petugas Pusat Kesehatan Masyarakat dari dinas kesehatan juga dikerahkan ke titik pengungsian. Mereka diminta untuk berpatroli berkeliling mengecek kesehatan warga.

Agung juga meminta sejumlah lembaga sosial untuk membantu warga korban banjir. Agung mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Riau Abdul Wahid untuk membuka dapur umum di titik pengungsian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.