Florida Diambil Alih AS Melalui Perjanjian Adams-Onís
📅 Rabu, 26 Feb 2025, 06:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: NPS
Bagi Spanyol Florida merupakan beban karena negara itu tidak mampu menempatkan pemukim dan militer di sana.Melalui Perjanjian Adams–Onís Florida diserahkan kepada AS dan menetapkan batas wilayah antara AS dan Meksiko (Spanyol Baru).
MONUMEN NASIONAL CASTILLO DE SAN MARCOS (Foto: NPS)
Perjanjian Adams-Onís menyelesaikan sengketa perbatasan yang terjadi antara kedua negara dan dianggap sebagai kemenangan diplomasi Amerika. Perjanjian ini terjadi selama perang kemerdekaan Spanyol-Amerika saat Amerika Serikat (AS) hasil melawan Spanyol yang telah lama mendominasi kawasan itu.
Batas wilayah politik negara bagian tertua di Oregon garis batas selatan negara bagian dengan California ditetapkan pada tahun 1819, empat dekade sebelum negara bagian ini berdiri dan tanpa hak kepemilikan yang jelas dari Amerika Serikat atas tanah yang dimiliki oleh suku-suku asli.
Sebaiknya Anda baca juga:
Garis batas antara Oregon dan California ditetapkan oleh Perjanjian Adams-Onís, sebuah perjanjian diplomatik antara kerajaan Spanyol dan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS John Quincy Adams dan Don Luis de Onís, menteri Spanyol yang berkuasa penuh untuk AS, menandatangani perjanjian tersebut di Washington, D.C., pada tanggal 22 Februari 1819.
Itu adalah perjanjian internasional pertama yang melegitimasi pijakan Amerika di Samudra Pasifik. Dua batas wilayah negara bagian lainnya pembentukan Wilayah Washington pada tahun 1853 dan Wilayah Idaho pada tahun 1863 ditetapkan oleh keputusan politik AS.

Sebaiknya Anda baca juga:
Foto: Istimewa
Adams dan Onís adalah negosiator kebijakan luar negeri yang berbakat. Adams telah menjadi diplomat sejak tahun 1790-an, ketika ayahnya, Presiden John Adams, mengangkatnya sebagai perwakilan negara di Prusia.
Pada tahun 1809, Presiden James Madison mengirim John Quincy Adams ke Rusia sebagai menteri AS, dan ia memimpin negosiasi Amerika di Perjanjian Ghent pada tahun 1815. Perjanjian ini mengakhiri Perang tahun 1812.
Adamas telah lama mendukung perluasan wilayah barat dan merupakan satu-satunya anggota Kongres dari negara bagian New England yang memberi suara mendukung Pembelian Louisiana. Sementara Onís telah menempuh jalan yang sama, dimulai dengan misi diplomatik ke Saxony pada tahun 1786 ketika ia berusia dua puluh empat tahun dan kemudian memegang jabatan sebagai sekretaris pertama raja Spanyol.
Onís fasih berbicara dalam empat bahasa dan unggul dalam politik administratif. Sesampainya di AS pada tahun 1809, Onís tidak diterima secara resmi di Washington, D.C., hingga tahun 1815 karena posisi netral Amerika terhadap pemerintah Spanyol.
Saat berada di Philadelphia, tempat ia mempromosikan kepentingan Spanyol, ia menerbitkan beberapa pamflet dengan nama samaran yang sangat kritis terhadap Amerika Serikat. Meskipun tujuan yang dinegosiasikan dan hasil yang diuraikan dalam Perjanjian Adams-Onís jelas dan langsung, perumusannya berbelit-belit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!