Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pimpinan Jawa Barat Resmi Beralih, Dedi Mulyadi Siap Dikritik demi Kepentingan Rakyat

📅 Jumat, 21 Feb 2025, 13:22 WIB | Oleh:
Pimpinan Jawa Barat Resmi Beralih, Dedi Mulyadi Siap Dikritik demi Kepentingan Rakyat Doc: antara foto
Ket. Serah terima jabatan (sertijab) yang dirangkaikan dengan rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jumat (21/2).

BANDUNG - Pimpinan Jawa Barat (Jabar) resmi beralih dari Bey Triadi Machmudin ke Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan dalam acara serah terima jabatan (sertijab) yang dirangkaikan dengan rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jumat (21/2).

Rapat paripurna serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat itu dipimpin oleh Ketia DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna yang mengungkapkan selamat datang pada Dedi Mulyadi dan terima kasihnya pada Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin atas dedikasinya.

"Untuk pak Bey Machmudin, terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasinya selama memimpin Jabar dengan penuh komitmen dalam kemajuan Jabar," kata Buky di Ruang Paripurna DPRD Jabar, Bandung, Jumat.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan rasa takjubnya pada Bey Triadi Machumdin dalam kepemimpinannya di Jawa Barat selama 1,5 tahun.

"Pak Bey itu Gubernur ke-17. Beliau adalah orang yang jujur, bukan hanya soal keuangan tapi juga pada istrinya," kata Dedi dalam sambutannya.

Dedi mengungkapkan bahwa pemilihan gubernur bukan hanya sekedar seremonial demokrasi yang menghabiskan anggaran, tapi lebih dari itu esensinya adalah membangun komitmen bersama bahwa bangsa ini bisa membuka ruang demokrasi yang terbuka, terutama si Jawa Barat yang memiliki tingkat pemilih tertinggi di Indonesia.

Dan Jawa Barat, kata dia, mampu menyelenggarakan demokrasi dengan baik, yang mengedepankan semangat silih asah silih asih dan silih asuh yang dibuktikan dengan tidak adanya gugatan di MK. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada para calon gubernur yakni Acep Adang, Ahmad Syaikhu, dan Jeje Wiradinata dan pasangan yang telah membuka ruang demokrasi.

"Dengan kebersihan hatinya demokrasi bisa berjalan dengan baik dan memberikan ketauladanan bagi kita semua dan paling penting adalah demokrasi harus melahirkan kesejahteraan bagi rakyat Jawa Barat," ujar Dedi.

Dedi juga mengatakan bahwa dirinya akan membuka ruang atas segala kritikan selama dia memimpin Jawa Barat demi perbaikan dan kesejahteraan. "Saya membuka peluang atas segala kritikan demi kepentingan warga Jawa Barat," tuturnya.

Dari lokasi, Dedi Mulyadi tiba di kantor DPRD Jawa Barat, sekitar pukul 07.54 dengan menggunakan baju format serba putih dan mengenakan peci hitam ala proklamator.

Dedi tampak datang seorang diri tidak berbarengan bersama Wakil Gubernur Erwan Setiawan, dan disambut oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman.

Dalam prosesi sertijab Dedi dan Erwan, hadir juga para kepala daerah dari beberapa kota/kabupaten Jawa Barat, Panglima Kodam Siliwangi Mayjen Dadang Arif Abdurahman, Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus, dan pejabat forkopimda Jabar lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.