Mahasiswa Harus Cepat Adaptasi Era Global
📅 Jumat, 21 Feb 2025, 13:52 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Para mahasiswa mesti cepat beradaptasi dalam rangka menjawab tuntutan industri di era globalal melalui pembelajaran yang menggunakan pendekatan real case real experience.
“Melalui pendekatan real case real experience, Universitas Pradita secara konsisten berupaya untuk menjawab tuntutan industri dengan melahirkan lulusan yang memiliki keterampilan dalam beradaptasi dan bersaing di dalam dunia kerja,” kata Rektor Universitas Pradita Prof Richardus Eko Indrajit dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Richardus mengatakan persaingan di era global yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk lebih selektif dalam memilih pekerja. Perusahaan tidak hanya menilai wisudawan berdasarkan nilai akademis yang tinggi.
Kini industri menuntut para lulusan dari universitas untuk memiliki kemampuan dalam berpikir kritis, keterampilan praktis, dan mampu beradaptasi dengan cepat di dalam dinamika dunia kerja.
Maka dari itu, melalui pembelajaran dengan metode magang terintegrasi, mahasiswa memiliki nilai tambah yang signifikan serta pengalaman langsung dalam dunia kerja. Langkah itu juga jadi cara mencetak generasi unggul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak tahun 2021 universitasnya juga sudah telah menerapkan metode Praktisi Mengajar (PIJAR) dengan mengundang para praktisi untuk mengajarkan secara langsung sekaligus berbagi pengalaman mengenai ilmu yang dibutuhkan dunia kerja saat ini.
Selain itu setiap tahunnya Pradita University juga menghadirkan Focus Group Discussion (FGD) on Partnership yang melibatkan beberapa perusahaan besar di Indonesia untuk mengintegrasikan kebutuhan praktis dunia industri ke dalam kurikulum pendidikan.
Pihaknya juga secara rutin mengadakan kunjungan industri ke berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat langsung proses kerja di dunia industri, memahami standar profesional yang diterapkan, serta membangun relasi dengan para pelaku industri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang lulusan studi culinary arts angkatan 2020, Hasya Hayati, mengatakan bahwa ilmu dan fasilitas yang disediakan universitas membantunya percaya diri dalam mengaplikasikan ilmunya saat bekerja."Fokus pembelajaran selama di kampus juga menjadi nilai plus ketika akhirnya saya bisa diterima bekerja menjadi Pastry Chef di hotel Four Seasons," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!