Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Profesi Virtual Assistant Berkembang Pesat di Tengah Era Digital

📅 Minggu, 11 Agu 2024, 15:42 WIB | Oleh:
Profesi Virtual Assistant Berkembang Pesat di Tengah Era Digital Doc: Istimewa.
Ket. Founder Indonesia Digital Society Forum (IDSF) Muhammad Awaluddin.

JAKARTA - Penerapan teknologi dan digitalisasi di segala sektor turut mendorong perkembangan berbagai jenis profesi.

Founder Indonesia Digital Society Forum (IDSF) Muhammad Awaluddin mengatakan salah satu profesi yang berkembang pesat di era digital saat ini adalah virtual assistant. Virtual assistant sendiri adalah profesi independen atau freelancer yang membantu pekerjaan klien secara jarak jauh (remote) dan tidak perlu hadir secara fisik di kantor.

"Digitalisasi mendorong profesi virtual assistant terus berkembang, karena teknologi dan digitalisasi membuat pekerjaan bisa dilakukan secara jarak jauh atau remote working. Dan, remote working ini memberikan keuntungan bagi perusahaan/klien serta virtual assistant itu sendiri," ujar Awaluddin saat menjadi keynote speaker di dalam webinar The Future of Virtual Assistants: Job Opportunities and Building Effective Working Relationship with Clients, yang digelar Sabtu (10/8).

Adapun webinar tersebut digelar oleh startup PT Askara Samasta Humanika (ASAH) yang bergerakan di bidang business process management (BPM).

"Profesi asisten yang pada awal abad 20 fokus dalam mendukung administrasi, kini sudah berkembang menjadi virtual assistant dengan tugas-tugas yang juga jauh berkembang.

Penerapan artificial intelligence dan otomatisasi pada 2010 membuat virtual assistant menjadi suatu profesi yang membutuhkan skill dengan tugas-tugas penting, menjadikan profesi itu bagian penting dari sumber daya tenaga kerja bagi suatu perusahaan atau klien," ungkap Awaluddin.

Adapun pada suatu riset yang dilakukan Business Insider, pasar profesi virtual assistant diproyeksikan terus meningkat setiap tahun dari sebesar US$2,5 miliar pada 2021 akan tumbuh signifikan menjadi US$10 miliar pada 2027.

Awaluddin memaparkan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh seorang virtual assistant antara lain social media manager, customer service, kemudian di bidang e-commerce, lalu content creator, project management, human resources dan lain sebagainya.

Awaluddin mengungkapkan berkembangnya profesi virtual assistant ini sejalan dengan dengan sejumlah manfaat yang bisa didapat perusahaan/klien, yakni antara lain biaya operasional yang lebih efektif dan optimal, pekerjaan dilakukan oleh virtual assistant sesuai skill yang dimiliki, pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih cepat dibantu teknologi dan digitalisasi, dan lain sebagainya.

"Profesi virtual assistant akan semakin berkembang ke depannya, karena penerapan AI dan automation yang makin masif dan cara kerja remote working yang semakin luas diterapkan," ujar Muhammad Awaluddin.

Sedangkan CEO ASAH BA Hadisantoso menuturkan sejalan dengan perkembangan dan kebutuhan yang semakin meningkat untuk virtual asisstant, dalam waktu dekat ASAH akan meluncurkan platform atau layanan untuk mempertemukan virtual assistant dengan perusahaan-perusahaan atau calon klien.

"Pada era digital saat ini, perkembangan profesi virtual assistant secara pesat juga didorong oleh adanya berbagai platform digital yang mempertemukan perusahaan-perusahaan atau calon klien dengan para virtual assistant secara global," jelas Hadisantoso.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.