Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Diduga Bangun Kapal Perang Terbesar

📅 Jumat, 21 Feb 2025, 02:59 WIB | Oleh:
Korut Diduga Bangun Kapal Perang Terbesar Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Pemimpin Korut, Kim Jong-un (kiri), sedang memberikan arahan selama kunjungannya ke galangan kapal Chongjin di Hamgyeongbuku-do pada 2018 lalu.

SEOUL - Korea Utara (Korut) sedang membangun kapal tempur angkatan laut besar kedua di galangan kapal Chongjin, yang mungkin merupakan kapal perang terbesarnya, sebagaimana ditunjukkan oleh citra satelit baru, dan para pakar mengatakan hal ini menunjukkan Korut sedang memperkuat kemampuan angkatan laut konvensionalnya dengan bekerja sama dengan Russia.

Chongjin yang merupakan galangan kapal terbesar di pantai timur laut Korut, secara historis telah memproduksi kapal kargo besar, feri, dan kapal patroli angkatan laut, termasuk kapal semi-submersible untuk menyusup ke Korsel. Namun, tidak ada aktivitas pembuatan kapal besar yang terlihat di galangan luarnya selama lebih dari satu dekade.

“Perakitan bagian blok dimulai pada Mei 2024, dengan lambung bawah kapal berukuran panjang sekitar 117 meter dan lebar 16 meter,” lapor institusi analisis citra satelit Korsel, nK Insight, seraya menambahkan bahwa blok tambahan itu dapat memperpanjang dimensi kapal secara lebih jauh, Rabu (19/2).

Salah satu pengamatan yang paling menonjol adalah penerapan tindakan pengamanan yang tidak biasa dan pembuatan kamuflase logam yang menutupi kapal yang sedang dibangun, kata nK Insight.

Awalnya kamuflase terlihat di dekat kapal pada Desember lalu ketika pembangunan nyaris rampung. Tidak seperti halnya terpal kanvas tradisional, struktur logam tersebut tampaknya dirancang untuk menutupi aktivitas konstruksi dan berpotensi mengganggu deteksi sensor radar.

"Kamuflase logam semacam ini menunjukkan upaya yang disengaja untuk melindungi konstruksi kapal dari pengawasan," kata nK Insight. "Hal ini sejalan dengan strategi Korut yang lebih luas untuk meningkatkan kerahasiaan seputar kemajuan militer."

Citra satelit juga mengungkap bahwa meskipun turun salju lebat di awal Februari, area konstruksi luar galangan kapal tetap terlihat jelas, yang menunjukkan prioritas tinggi yang diberikan pada proyek tersebut.

Keterlibatan Russia

Pembangunan kapal perang terbesar ini menyusul penguatan kerja sama militer Korut dengan Russia baru-baru ini, dan analis tersebut mengatakan bahwa kolaborasi berkelanjutan dengan Russia sangat penting untuk mengintegrasikan sistem komando dan kontrol pada kapal perang, sebuah proses yang mungkin memerlukan waktu yang signifikan.

"Pembangunan kapal perang besar kedua menunjukkan perluasan kemampuan Angkatan Laut Korut yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap nK Insight. "Jika kapal-kapal ini memang merupakan kapal tempur, ini akan menimbulkan tantangan besar bagi keseimbangan militer di Semenanjung Korea dan gabungan Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS)."

Meskipun tetap ada kemungkinan bahwa kapal ini merupakan kapal sipil besar, seperti kapal pengangkut kargo, namun kombinasi tindakan pengamanan, dimensinya, dan kecepatan pembangunannya sangat menunjukkan bahwa kapal ini adalah kapal tempur militer, menurut nK Insight.

Selain itu, pemasangan pagar anti pencemaran lingkungan di perairan sekitar semakin menunjukkan adanya proses pembangunan yang aktif dan diprioritaskan.

Kapal perang terbesar yang dimiliki Korut saat ini adalah fregat berbobot 1.500 ton yang dilengkapi dengan misil antarkapal.

Pada Desember lalu, militer Korsel melaporkan bahwa Korut telah mulai membangun fregat seberat 4.000 ton yang dilengkapi dengan sistem peluncur vertikal. Saat itu, fregat tersebut diyakini sebagai kapal perang terbesar yang pernah dibangun oleh Korut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.