Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpacu dengan Waktu, Perbaikan Jalan Rusak di Pantura Terus Dikebut

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Berpacu dengan Waktu, Perbaikan Jalan Rusak di Pantura Terus Dikebut Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan perbaikan jalan nasional, termasuk di jalur Pantura (Pantai Utara Jawa) mulai dari Jakarta hingga ke Banyuwangi. Selain untuk memastikan jalan tetap dalam kondisi fungsional, penanganan ini juga dilakukan dalam rangka menyambut kesiapan mudik lebaran.

“Tadi saya mencoba masuk mulai dari Weleri sampai ke Pekalongan melalui jalan nasional, dan kita juga telah melakukan perbaikan-perbaikan untuk ruas jalan yang berlubang. Lubang-lubang ini sudah kita lakukan penutupan dengan patching. Mudah-mudahan sampai dengan H-10 sebelum lebaran nanti, Insyaallah sudah tertangani, jadi tidak ada lubang-lubang lagi,” ujar Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti saat meninjau perbaikan jalan nasional di Pantura Barat, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (18/2).

Dalam kunjungan tersebut Wamen PU juga menyoroti kondisi ruas jalan Bts Kota Batang – Bts Kab. Kendal KM SMG 87+200 di wilayah Kandeman, Kabupaten Batang yang mengalami permasalahan drainase akibat pembangunan di bahu jalan oleh pedagang.

“Kalau saya lihat itu masalah drainasenya. Dan disitu banyak kendaraan yang berhenti di bahu jalan. Ditambah lagi, bahu jalannya juga dibangun oleh pedagang-pedagang jadi lebih tinggi sehingga drainasenya tertutup. Nanti ke depan itu yang perlu kita perbaiki,” ujar Diana.

Tutupi Lubang

Kepala BBPJN Jawa Tengah – DI Yogyakarta, Khusairi menjelaskan, berdasarkan data Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, tercatat sejak Januari 2025 hingga 17 Februari 2025, di wilayah Pantura Barat khususnya Pemalang - Pekalongan - Batang - Weleri telah dilakukan penanganan perbaikan perkerasan jalan dengan menutup lubang ada sekitar 4.409 titik lubang yang harus ditangani dengan rutin kondisi.

“Saat ini tersisa 330 lubang yang masih dalam proses penanganan di sepanjang ruas tersebut, namun tidak menutup kemungkinanjumlah lubang akan bertambah saat musim hujan. Untuk meningkatkan kewaspadaan para pengguna jalan, sejumlah titik rawan kerusakan yang belum tertangani, telah diberi rambu-rambu peringatan jalan rusak,” jelas Khusairi.

Khusairi menerangkan BBPJN Jawa Tengah - DIY juga telah melakukan penanganan rutin untuk sepanjang jalur Pantura Barat melalui metode patching dan salob. Penanganan ini memanfaatkan material tambalan cepat mantap (TCM), dan bongkaran aspal dengan CMM dan hotmix.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.