Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Inggris Siap Kirim Pasukan ke Ukraina Jika Diperlukan

📅 Senin, 17 Feb 2025, 09:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Inggris Siap Kirim Pasukan ke Ukraina Jika Diperlukan Doc: CNA/Reuters
Ket. PM Inggris Keir Starmer dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berjabat tangan setelah penandatanganan di Kyiv, pada 16 Januari 2025.

LONDON - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Minggu (16/2) mengatakan siap mengirim pasukan ke Ukraina jika diperlukan untuk menjamin keamanan Inggris dan Eropa.

Inggris memainkan peran utama dalam mendukung Kyiv dalam perang melawan Russia yang "juga berarti siap dan bersedia berkontribusi pada jaminan keamanan bagi Ukraina dengan menempatkan pasukan kami sendiri di lapangan jika perlu," tulis Starmer di Daily Telegraph.

"Saya tidak mengatakannya dengan enteng," imbuh Starmer. Dia merasakan "tanggung jawab yang amat besar yang muncul akibat potensi menempatkan prajurit pria dan wanita Inggris dalam bahaya.

"Namun peran apa pun dalam membantu menjamin keamanan Ukraina berarti membantu menjamin keamanan benua kita, dan keamanan negara ini."

Starmer mengkonfirmasi akan bergabung dalam pertemuan tingkat tinggi yang akan diadakan di Paris pada hari Senin (17/2) untuk membahas meningkatnya kekhawatiran atas upaya AS untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Ia juga mengatakan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump "dalam beberapa hari mendatang". Ia menambahkan Inggris memiliki "peran unik" untuk dimainkan dalam memastikan Eropa dan Amerika Serikat bekerja sama secara erat.

"Dukungan AS akan tetap penting dan jaminan keamanan AS sangat penting untuk perdamaian abadi, karena hanya AS yang dapat menghalangi Putin untuk menyerang lagi," kata Starmer, merujuk pada Presiden Russia Vladimir Putin.

Kepala pemerintahan Jerman, Inggris, Italia, Polandia, Spanyol, Belanda, dan Denmark diperkirakan akan hadir dalam pertemuan menjelang ulang tahun ketiga invasi Russia ke Ukraina pada tanggal 24 Februari.

Negara-negara Eropa khawatir jika Ukraina dipaksa melakukan kesepakatan buruk oleh Washington, maka Putin akan mengklaim kemenangan dan benua itu akan bergantung pada Moskow yang semakin berani.

"Kita tengah menghadapi momen yang hanya terjadi sekali dalam satu generasi bagi keamanan kolektif benua kita," Starmer memperingatkan dalam artikelnya yang diterbitkan Minggu malam.

"Ini bukan hanya pertanyaan tentang masa depan Ukraina – ini adalah masalah eksistensial bagi Eropa secara keseluruhan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.