Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI AL Tingkatkan Patroli Pascapembongkaran Pagar

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 03:45 WIB | Oleh:
TNI AL Tingkatkan Patroli Pascapembongkaran Pagar Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
Ket. Arsip foto - Sejumlah prajurit TNI AL mengangkut perahu karet usai pembatalan operasi pencabutan pagar laut di Pantai Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (3/2).

TANGERANG - Untuk menjaga berbagai kemungkinan negatif, jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) akan meningkatkan kegiatan operasi keamanan di wilayah perairan pesisir pantai utara (pantura) Kabupaten Tangerang, Banten, pascapembongkaran pagar laut 30 kilometer.

Komandan Pasmar (Danpasmar I) Brigjen TNI (Mar) Hermanto di Tangerang, Kamis mengatakan,peningkatan kegiatan operasi keamanan di wilayah perairan pantura itu dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI untuk mengantisipasi terjadinya kasus serupa yaitu pemasangan pagar laut secara ilegal.

“Khususnya kita dari TNI AL akan meningkatkan patroli-patroli yang dilakukan jajaran Lantamal, Lanal, dan sebagainya,” katanya. Dalam kegiatan operasi keamanan wilayah perairan Tangerang itu, nantinya akan dilakukan oleh jajaran Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut dan Pangkalan TNI AL wilayah. Pelaksanaannya dilakukan secara paralel dengan berkolaborasi bersama lembaga atau instansi terkait serta nelayan setempat.

“Tentu upaya ini dilakukan untuk membantu para nelayan agar ke depan mereka tidak kesulitan berlayar mencari ikan di laut,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Brigjen TNI (Mar) Hermanto menyampaikan, AL telah menyelesaikan operasi pembongkaran pagar laut di perairan pantai utara (pantura) Kabupaten Tangerang, Banten, sepanjang 30,16 kilometer.

Penyelesaian pembongkaran pagar laut saat ini, telah mencapai 30 kilometer lebih. Di mana, saat ini tersisa tersisa sepanjang 1,36 kilometer dari target 30,16 kilometer yang ada di wilayah Tanjung Pasir dan Keronjo. “Tinggal tersisa 1 kilometer. Ini tentu kami akan tuntaskan melihat dari cuaca saat ini cukup cerah,” tuturnya.

Dia menjelaskan, dari total 30 kilometer lebih pagar laut yang sudah dibongkar tersebut didapat dari beberapa wilayah perairan Kabupaten Tangerang seperti dari Tanjung Pasir dan Keronjo. Sejak awal digelarnya operasi pembongkaran pagar laut 18 Januari 2025, AL menyelesaikan 2,5 kilometer yang kemudian dilanjutkan hari selanjutnya mencapai 7,3 kilometer.

Selanjutnya, tim gabungan dari TNI, KKP dan Nelayan menambah penuntasan pembongkaran pagar laut mencapai 10,5 kilometer hingga 12,5 kilometer. Meski demikian, lanjut dia, pada proses pembongkaran pagar laut sering kali mendapat hambatan cuaca buruk yang mengakibatkan penundaan operasi tersebut. Namun, atas komitmen dan semangat tim gabungan, berhasil menuntaskan hingga 23 kilometer pencabutan pagar laut.

Hermanto juga melaporkan sebanyak tujuh l personel TNI Angkatan Laut mengalami kecelakaan selama operasi pembongkaran pagar laut. Tigatersengat ikan pari. Dua tersangkut kail pancing, dan dua lagi terseret pagar yang terbuat dari bambu. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Sentuh Level Terendah terhadap Dolar AS

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.