Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar UGM Menyayangkan Pemotongan Anggaran Kemendiktisaintek

📅 Jumat, 14 Feb 2025, 21:13 WIB | Oleh:
Guru Besar UGM Menyayangkan Pemotongan Anggaran Kemendiktisaintek Doc: Tangkapan layar Muhamad Marup
Ket. Guru Besar bidang Manajemen Kebijakan Publik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyudi Kumorotomo.

Guru Besar bidang Manajemen Kebijakan Publik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyudi Kumorotomo, menyayangkan pemerintah yang memotong anggaran sektor strategis seperti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Menurutnya, kebijakan pemerintah melakukan efisiensi anggaran terkesan timpang.

"Program penghematan ini cenderung timpang, sektor-sektor tertentu yang sebenarnya lebih fundamental, lebih mendasar untuk pelayanan publik justru kena pemangkasan," ujar Wahyudi, dalam keterangan resminya, Jumat (14/2).

Dia menjelaskan, Kementerian Pertahanan, justru lolos dari hal tersebut, bahkan pembelian alutsista terus berjalan. Menurutnya, hal ini sebetulnya bisa ditunda, dan dana dari anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk pelayanan pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat.

“Bukan berarti tidak setuju penghematan, realokasi, atau efisiensi apapun namanya, tetapi efisiensi itu juga harus tepat,” jelasnya.

Wahyudi menekankan pemerintah untuk benar-benar mengkaji ulang efisiensi ini. Terlebih, menurutnya efisiensi saat ini sangat sulit dilakukan mengingat profil kabinet yang membengkak.

Dia sepakat jika pemotongan anggaran dilakukan pada pos-pos anggaran yang tidak berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Menurutnya, kebijakan penghematan anggaran ini seharusnya bersifat kolektif dan tidak timpang sebelah, dalam artian tidak hanya rakyat saja, namun juga untuk kalangan pejabat pemerintahan.

“Jangan pejabat menekan rakyat untuk berhemat, tapi ternyata pejabat tetap juga memelihara gaya hidup yang juga boros. Itu jelas akan menyakiti hati rakyat pada umumnya, kalau pejabat tetap masih dengan gaya hidup yang boros dan tidak peduli pada situasi yang sebenarnya," katanya.

UKT Terdampak

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan pihaknya tengah berupaya agar Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) tak terkena efisiensi. Dia berharap anggarannya dapat dikembalikan ke pagu awal.

Dia menerangkan, pihaknya menyiapkan pagu anggaran BOPTN sebesar 6,018 triliun rupiah untuk tahun anggaran 2025. Dengan adanya efisiensi, dana BOPTN dipotong sampai 50 persen atau 3,009 triliun rupiah.

"BOPTN pagunya 6,018 itu dikenakan efisiensi 50 persen kami usulkan kembali supaya posisinya kembali kepada pagu awal yakni 6,018 triliun," ucapnya.

Satryo menekankan, pengembalian pagu BOPTN seperti semula sangat vital bagi mahasiswa. Menurutnya, bisa saja PTN menaikkan uang kuliah karena minimnya BOPTN.

"Karena kalau BOPTN ini dipotong separuh maka ada kemungkinan perguruan tinggi harus menaikkan uang kuliah," terangnya.

Dia menyebut, Bantuan Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum (BPPTN BH) juga kata dia terkena efisiensi sebesar 50 persen. Pagu yang awalnya 2,3 triliun rupiah menjadi 1,1 triliun rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.