Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terdampak Banjir Ekstrem, 184 Warga Dievakuasi Basarnas Makassar

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 17:13 WIB | Oleh:
Terdampak Banjir Ekstrem, 184 Warga  Dievakuasi Basarnas Makassar Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar
Ket. Suasana Tim Resceu SAR mengevakuasi warga terdampak banjir ekstrim di wilayah Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Tim Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar berhasil mengevakuasi 184 warga yang terdampak banjir ekstrem akibat curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari terakhir di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Hari ini kami melakukan evakuasi warga di beberapa titik lokasi yang terdampak banjir. Data dari lapangan yang kami terima ada sekitar 184 orang yang telah dievakuasi," kata Pelaksana tugas harian (Plh) Kepala Kantor Basarnas Makassar Haris Supardi, di Makassar, Rabu.

Sementara itu Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar Sultan mengatakan tim sudah diberangkatkan di beberapa lokasi titik banjir di Kota Makassar dan Kabupaten Maros untuk melakukan evakuasi.

"Lima tim rescue telah diberangkatkan untuk melakukan evakuasi di wilayah Kota Makassar yakni di Perumahan Bung, Perumahan Royal, Perumahan BTP, Kompleks IDI Tello," ujarnya.

"Sementara di Kabupaten Maros, di Perumnas Green Hills, Perumahan Tumalia, Kecamatan Turikale, Daerah Tanatakako, Kelurahan Aletenge dan juga di Moncongloe," kata Sultan.

Meski demikian kendala yang dihadapi saat ini oleh tim SAR di lokasi, kata dia,  adalah akses jalanan yang sulit dilewati sehingga tim SAR mesti mencari jalan alternatif menuju  lokasi yang dilaporkan ada warga perlu evakuasi.

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan sebanyak 2.164 jiwa dari 580 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir tersebar di empat Kecamatan di Makassar.

"Saat ini tim gabungan sedang melakukan evakuasi warga terdampak banjir. Ada empat kecamatan di lima kelurahan terdampak. Saat ini ada 24 titik lokasi pengungsian," ujar Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin.

Dari data sementara, di Kecamatan Manggala, Kelurahan Manggala terdapat 13 titik lokasi pengungsian seperti masjid, gedung olahraga, dan posyandu, tersebar pada Blok 8 dan 10 Perumnas Antang. Tercatat sebanyak 1.101 jiwa dari 283 KK.

Di Kecamatan Biringkanaya, Kelurahan Katimbang terdapat delapan titik pengungsian, seperti di masjid dan sekolah, dengan jumlah terdampak 687 orang dari 192 KK.

Di Kecamatan Tamalate, Kelurahan Mangasa, terdapat satu titik lokasi pengungsi di Masjid Al Ikklas dengan jumlah terdampak 115 jiwa dari 30 KK dan di Kecamatan Tamalanrea, Kelurahan Tamalanrea Jaya, terdapat dua titik pengungsian di Masjid H Sulaemana dan Masjid Al Muhajirin, jumlah terdampak 261 jiwa dari 75 KK.

Sejauh ini tim gabungan telah melakukan evakuasi pada sejumlah pemukiman warga terdampak banjir. Tim BPBD Makassar telah menurunkan tim untuk mengirim bantuan sekaligus terus melaksanakan pendataan bagi korban banjir yang terdampak. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.