Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Serang Cetak Wirausaha Muda Lewat Pertanian Hidroponik

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Serang Cetak Wirausaha Muda Lewat Pertanian Hidroponik Doc: Antara
Ket. Seorang petani sedang merawat tanaman seledri hidroponik di Serang, Banten.

Kota Serang - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang Provinsi Banten memfasilitasi kalangan anak muda menjadi wirausaha tani yang mandiri melalui pendampingan dalam pengembangan pertanian sistem hidroponik.

Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Yudi Suryadi di Serang, Selasa (21/7), mengatakan sistem hidroponik menjadi salah satu bentuk pertanian modern yang kini banyak dilirik karena relatif mudah diterapkan. Sistem budidaya tanpa tanah ini dinilai dapat menjadi peluang usaha menjanjikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Perkembangan teknologi pertanian telah mengubah pandangan masyarakat terhadap sektor pertanian yang selama ini identik dengan pekerjaan konvensional. Kini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah untuk menanam berbagai komoditas seperti sayuran, cabai, hingga buah-buahan yang memiliki nilai jual," katanya.

Melihat tren yang terus berkembang tersebut, Pemkot Serang mendorong pengembangan pertanian produktif lewat ragam program pelatihan. Pelaksanaan program ini turut menggandeng komunitas pertanian, kelompok masyarakat, hingga pihak pengembang perumahan.

Yudi menjelaskan, selain mengajarkan teknik budidaya pemanfaatan air bernutrisi untuk lahan terbatas, pelatihan juga diarahkan secara khusus untuk membangun jiwa kewirausahaan.

Pemkot Serang menaruh harapan besar agar semakin banyak generasi muda yang tertarik menekuni sektor pertanian modern ini sebagai sumber pendapatan baru di tengah pesatnya perkembangan ekonomi kreatif.

Sebagai contoh nyata, ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah sukses menggelar pelatihan budidaya anggur dan cabai di Kecamatan Waringinkurung guna meningkatkan produktivitas masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, fasilitas yang diberikan Pemkot Serang tidak berhenti pada tahap pelatihan. Pemerintah daerah juga berupaya membuka akses pasar bagi para pelaku pertanian produktif ini dengan mempertemukan mereka bersama kalangan investor maupun pihak swasta.

"Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan usaha pertanian masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang jauh lebih luas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.