Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Makassar Kukuhkan Peran sebagai Pusat Riset Global melalui PAIR Annual Meeting 2026

📅 Senin, 20 Jul 2026, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Makassar Kukuhkan Peran sebagai Pusat Riset Global melalui PAIR Annual Meeting 2026 Doc: Antara
Ket. Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa.

Makassar - Kota Makassar memperkuat posisi sebagai pusat riset global dengan penguatan kolaborasi ilmiah dan pembangunan berkelanjutan dengan menjadi tuan rumah PAIR (Partnership for Australia-Indonesia Research) Annual Meeting 2026.

"Pertemuan tahunan ini mempertemukan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan mitra pembangunan dari Indonesia serta Australia untuk memperkuat sinergi riset yang berdampak langsung pada penyusunan kebijakan publik dan pembangunan berkelanjutan," kata Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Jamaluddin Jompa di Makassar, Minggu (19/7).

Menurut dia, kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi lintas negara, ini menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai tantangan pembangunan, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya alam, hingga penguatan tata kelola pemerintahan berbasis bukti ilmiah.

Melalui kemitraan tersebut, lanjut dia, hasil penelitiannya diharapkan tidak hanya berhenti di ranah akademik, tetapi mampu diterjemahkan menjadi kebijakan yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Penyelenggaraan PAIR Annual Meeting 2026 di Kampus Unhas Makassar juga mencerminkan semakin besarnya peran kawasan timur Indonesia dalam pengembangan riset dan inovasi.

"Kota ini memiliki ekosistem pendidikan tinggi dan jejaring penelitian yang terus berkembang, sehingga menjadi lokasi yang tepat untuk mempertemukan para pemangku kepentingan dari kedua negara," katanya.

Dalam forum yang akan digelar pada 21-23 Juli 2026 tersebut, para peserta berdiskusi mengenai pentingnya memperkuat hubungan antara peneliti, pemerintah, dan masyarakat agar setiap hasil riset mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Kolaborasi peneliti Indonesia–Australia juga diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Selain mempererat hubungan akademik kedua negara, pertemuan tahunan ini menjadi momentum untuk memperluas jaringan kerja sama riset, meningkatkan kapasitas peneliti muda, serta mendorong lahirnya berbagai proyek kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

"Kepercayaan menjadikan Makassar khususnya Unhas sebagai tuan rumah PAIR Annual Meeting 2026 sekaligus memperkuat citra kota ini sebagai salah satu pusat ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi internasional di Indonesia," ujarnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia berharap hasil diskusi dan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum tersebut dapat menjadi landasan bagi penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan pada masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.