Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Donald Trump Kirim Migran Ilegal ke Guantanamo Pekan Ini

📅 Senin, 03 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Donald Trump Kirim Migran Ilegal ke Guantanamo Pekan Ini Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Istanbul – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana menahan migran ilegal di penjara militer di Teluk Guantanamo, Kuba. Pentagon berencana mengirim dua penerbangan yang membawa para migran tak berdokumen resmi ke Teluk Guantanamo akhir pekan ini.

Pengiriman tersebut menandai tahap pertama rencana Presiden Trump menggunakan pangkalan tersebut sebagai tempat penahanan bagi mereka yang ditangkap dalam operasi pemberantasan imigrasi ilegal, tulis laporan itu.

Seperti dikutip dari Antara, meskipun rincian akhir masih dalam tahap penyelesaian, dua pejabat pertahanan AS mengatakan bahwa penerbangan tersebut kemungkinan akan disertai dengan penerbangan lain menuju Peru, seiring dengan upaya militer melaksanakan perintah Trump untuk mendeportasi ribuan migran ilegal. 

Hingga saat ini, militer telah melakukan delapan penerbangan -- empat ke Guatemala, tiga ke Honduras, dan satu ke Ekuador-- dengan menggunakan pesawat militer.

Namun, penerbangan akhir pekan ini akan menjadi yang pertama bagi para migran dikirim ke pangkalan militer AS di Kuba itu.

1738517887_ebe5fca05aa7a00c2bc6.jpg

Fasilitas Penahanan

Trump, Rabu (29/1) lalu, memerintahkan Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk menggunakan pangkalan tersebut sebagai fasilitas penampungan migran.

"Kami akan mengirim mereka ke Guantanamo," kata Trump.

Pejabat pertahanan sedang menyusun rencana untuk menampung hingga 30.000 orang, jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan 780 tahanan yang pernah ditahan di kamp Guantanamo pada puncak perang melawan terorisme.

Langkah ini menambah tugas besar yang harus segera diselesaikan militer, sementara mereka juga berusaha memenuhi perintah lain dari Trump untuk mengerahkan lebih banyak pasukan ke perbatasan selatan AS.

Para pejabat yang memberikan informasi itu meminta identitasnya dirahasiakan.

Trump mengatakan bahwa fasilitas penahanan itu berada di Pangkalan Angkatan Laut AS di Kuba, terpisah dari penjara militer berkeamanan tinggi. Fasilitas tersebut, kata Trump, akan menampung "imigran gelap kriminal terburuk yang mengancam rakyat Amerika."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Filipina Gelontorkan 362 Ju...
Ekonomi
Jaga Daya Beli Masyarakat, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.