Trump Tegaskan Tarif Impor untuk Kanada, Tiongkok, dan Meksiko Bukan Alat Negosiasi
📅 Sabtu, 01 Feb 2025, 17:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Jumat (31/1), mengatakan bahwa kebijakan tarif impor yang baru ia luncurkan terhadap Kanada, Tiongkok dan Meksiko, bukanlah "alat negosiasi".
Dikutip dari Rebel News, Trump menerapkan tarif besar sebesar 25 persen pada impor dari Kanada dan Meksiko serta tarif tambahan sebesar 10 persen pada produk-produk Tiongkok pada hari Sabtu, dan juga berencana untuk segera menerapkan lebih banyak lagi.
"Tidak, tidak ada — tidak sekarang, tidak," kata Trump ketika ditanya wartawan apakah ketiga negara tersebut dapat melakukan sesuatu untuk menghindari pukulan ekonomi.
"Tidak, ini bukan alat negosiasi. Ini murni kebijakan ekonomi karena kita memiliki defisit impor terhadap mereka," tegasnya di di ruang oval, Gedung Putih.
"Dan ini menjadi pesan (untuk Tiongkok) fentanil telah membunuh ratusan ribu orang AS," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump menjelaskan bahwa AS memiliki defisit perdagangan 200 miliar dolar AS dengan Kanada, dan ia menganggapnya tidak adil.
"Saya punya banyak teman di Kanada, itu adalah negara yang indah."
"Mengapa kita harus mensubsidi Kanada. Saya tidak mencari konsesi. Kita lihat ke depan apa yang terjadi," terangnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia melanjutkan, uga dengan Meksiko, AS memiliki defisit perdagangan 250 miliar dolar, dan banyal orang datang dari perbatasan tiap tahun.
"Kita kedatangan banyak kriminal dari perbatasan Meksiko dan Kanada. Juga fentanil dari Kanada yang dibuat oleh Tiongkok," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!