Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang Nyatakan Infrastruktur yang Belum Optimal Jadi Penyebab Banjir

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Semarang Nyatakan Infrastruktur yang Belum Optimal Jadi Penyebab Banjir Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengecek kondisi infrastruktur di salah satu perumahan.

SEMARANG– Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, mengakui kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya optimal turut menjadi penyebab terjadinya banjir di wilayah tersebut, selain karena faktor alam, yakni cuaca ekstrem.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Jumat (31/1), menyampaikan banjir di kota itu tidak hanya dipicu oleh faktor alam, tetapi juga akibat kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya optimal.

Untuk cuaca, kata dia, beberapa hari ini curah hujan di wilayah tersebut memang tinggi yang dipengaruhi kondisi cuaca ekstrem.

"Kota Semarang sering mengalami curah hujan tinggi, terutama pada bulan Januari–Februari, diperparah dengan fenomena cuaca global seperti La Nina dan Madden-Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan intensitas hujan dalam waktu singkat," kata Ita, sapaan akrabnya.

Selain faktor cuaca, drainase perkotaan yang belum optimal menjadi penyebab terjadinya banjir di beberapa titik di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.

"Sistem drainase di beberapa wilayah mengalami sedimentasi, penyempitan saluran, dan penyumbatan akibat sampah," katanya.

Selain itu, beberapa rumah pompa di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana belum beroperasi maksimal sehingga memperlambat pembuangan air.

Meluapnya sungai-sungai utama, seperti Sungai Banjir Kanal Barat, Sungai Banjir Kanal Timur, dan Sungai Tenggang, akibat debit air yang meningkat saat hujan deras, juga turut memperparah banjir di daerah sekitar.

Menyikapi hal tersebut, dia menegaskan bahwa Pemkot Semarang melaksanakan berbagai program jangka pendek maupun jangka panjang.

Untuk penanganan jangka pendek, Dinas Pekerjaan Umum telah menambah pompa portabel di titik-titik rawan banjir, seperti Kaligawe, Muktiharjo Raya, dan Terminal Terboyo, serta mengoptimalkan Rumah Pompa Trimulyo, Tenggang, dan Sringin guna mempercepat pembuangan air ke laut.

"Sungai-sungai utama dan saluran drainase perkotaan terus kita lakukan pengerukan dan normalisasi untuk meningkatkan kapasitas tampung air serta mengurangi sedimentasi dan penyumbatan," katanya.

Upaya menanggulangi banjir dan rob juga dilakukan melalui perbaikan dan pembangunan tanggul laut serta percepatan proyek Tanggul Laut Semarang-Demak yang menjadi solusi jangka panjang.

Ita menegaskan penanganan banjir merupakan prioritas utama dalam pembangunan kota yang berkelanjutan.

"Kami terus berupaya memperbaiki infrastruktur, meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.