Sigap dan Responsif, Kementerian PU Turun Tangan Atasi Pascabencana di Pekalongan
📅 Kamis, 30 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: istimewa
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan penanganan cepat pascabencana banjir dan longsor di Kecamatan Petungkriyono, Pekalongan, Jawa Tengah. Penanganan bencana di Pekalongan diprioritaskan pada pembersihan material longsor dan pohon tumbang untuk membuka akses masyarakat.
"Pertama kita lakukan dulu pemetaan secara detail, nanti tim BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) Jawa Tengah-DI Yogyakarta menggunakan drone, tetapi menunggu cuaca tidak hujan dulu. Kita prioritaskan pembukaan akses dulu agar masyarakat tidak ada yang terisoler," kata Dody saat meninjau penanganan pascabencana di Kecamatan Petungkriyono, Rabu (29/1).
Pembukaan akses jalur terus dilaksanakan BBPJN Jateng-DI Yogyakarta dengan mini excavator pc-50salah satunya ruas Wanayasa - Sibebek - Gumelem. Kementerian PU melalui BBPJN Jateng-DI Yogyakarta juga memobilisasi alat berat berupa 2 unit excavator PC200, 1 unit DT, 2 wheel loader dan 1 unit backhoe loader serta 1 unit excavator PC-75.
Dody mengatakan selain pembukaan akses jalan, Kementerian PU juga memprioritaskan penggantian jembatan penghubung antar desa yang roboh diterjang banjir Sungai Weloh dan Sungai Kasimpar. Saat ini telah disiapkan 2 unit Jembatan Bailey bentang 30 meter sebagai jembatan darurat untuk menggantikan sementara fungsi jembatan yang terdampak longsor dan banjir yang sudah berada di Karangjati.
"Jembatan Bailey sudah siap, cuman akses membawanya pakai alat berat masih belum bisa, masih ada batu-batu besar yang harus dibersihkan," kata Dody.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perakitan hingga pemasangan Jembatan Bailey oleh BBPJN Jateng-DI Yogyakarta akan dibantu oleh TNI AD. Dengan selesainya pemasangan Jembatan Bailey sambil menunggu pembangunan jembatan permanen diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari pascabencana banjir di wilayah Petungkriyono.
"Tadi saya sampaikan untuk sementara segera selesai, hitungan hari tetapi kalau untuk permanen ya mungkin butuh waktu, karena harus gambar dulu perencanaannya," kata Dody.
Perbaikan Sanitasi
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain mengerahkan alat berat untuk penanganan jalan dan sungai, Kementerian PU juga mendukung pemenuhan kebutuhan air minum dan sanitasi bagi masyarakat terdampak dan mendukung tugas tim evakuasi.
Saat ini Satuan Tugas Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jateng telah melakukan assessment kebutuhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!