Kesadaran Warga dalam Menekan Kebakaran
📅 Selasa, 28 Jan 2025, 01:10 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaTerus Terulang
Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menyatakan bahwa kebakaran memang kerap berulang, dari 365 hari dalam setahun frekuensi kebakaran bisa mencapai lima kali lipat. Tahun 2024 kebakaran di Jakarta tercatat 1.970 kejadian, baik sekala besar maupun kecil.
Data tersebut menunjukkan betapa Jakarta rentan akan musibah kebakaran. Ini tentu harus menjadi perhatian semua pihak, terutama masyarakat sekitar. Apalagi temuan Dinas Gulkarmat menunjukkan bahwa penyebab kebakaran terbanyak karena korsleting listrik dengan jumlah kejadian tahun lalu mencapai 1.204 dari total 1.970 kebakaran atau mencapai 61,12 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Gulkarmat Satriadi Gunawan menyatakan bahwa kebakaran merupakan bencana yang tidak bisa diprediksi, namun musibah tersebut dapat diminimalkan dengan pencegahan. Pencegahan yang dimaksud yaitu dengan memastikan semua instalasi listrik di rumah sesuai dengan standar, menggunakan barang elektronik yang bukan bajakan agar terjamin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, masyarakat juga harus sadar akan potensi yang mengintai kapan pun. Untuk itu perlu waspada dan meminimalkan risiko yang sewaktu-waktu dapat menimbulkan kebakaran. Caranya dengan waspada dan mencegah dari rumah masing-masing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!