Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tegas! Unand Tak Beri Toleransi Dosen Plagiat

📅 Minggu, 26 Jan 2025, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tegas! Unand Tak Beri Toleransi Dosen Plagiat Doc: ANTARA
Ket. Rektor Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) Efa Yonnedi saat diwawancarai di Padang.

PADANG - Rektor Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat (Sumbar) Efa Yonnedi menegaskan sikap tegas dan tidak menoleransi tindakan plagiarisme yang dilakukan dosen atau pegawai di lingkup perguruan tinggi negeri tersebut. 

"Sikap kita tegas karena Unand mengedepankan dan menjaga integritas akademik," kata Rektor Unand Efa Yonnedi menanggapi salah seorang dosen yang terbukti melakukan plagiarisme dan telah dijatuhi sanksi di Padang, Minggu (26/1). 

Rektor mengatakan saat pertama kali mendengar adanya informasi dugaan plagiarisme yang dilakukan oleh salah seorang dosen, pihaknya langsung membentuk Komisi Penegakan Kode Etik yang beranggotakan 13 orang untuk mendalami dugaan tersebut. 

Komisi ini telah menyelesaikan tugasnya dalam mengumpulkan fakta dan bukti terkait dugaan plagiarisme pada 15 Agustus 2024. Meskipun tim ini dibentuk oleh internal fakultas, hasil investigasi beserta kesimpulan dan rekomendasi telah disetujui oleh pimpinan universitas. 

"Setelah didalami memang terbukti adanya plagiarisme dan yang bersangkutan mengakui," ujar Rektor Unand.

Atas tindakan tidak terpuji tersebut, perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa itu menjatuhi sanksi berupa yang bersangkutan membuat pernyataan penyesalan secara terbuka di depan pimpinan fakultas dan majelis dosen.  

Kedua, penghentian sementara tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi selama satu semester (Januari-Juni 2025). Penghentian sementara hak publikasi karya ilmiah dan penghentian sementara pemberian tunjangan remunerasi masing-masing selama satu semester. 

"Yang melakukan ini dosen muda dan kita lakukan pembinaan," kata eks Konsultan Bank Dunia tersebut.

Menurutnya, penerapan sanksi tegas terhadap dosen tersebut diharapkan menjadi alarm atau peringatan bagi setiap dosen atau tenaga pendidik di lingkup civitas akademika agar tidak melakukan plagiarisme.

"Kita harapkan ke depan tidak ada lagi kasus dosen yang melakukan plagiarisme karena mencoreng institusi dan wajah pendidikan," ujarnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

36 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.