UE Berencana Ambil Tindakan Balasan jika Negosiasi Tarif AS Gagal
📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 16:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Anadolu
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) memprioritaskan negosiasi dengan Washington DC, tetapi blok tersebut merencanakan tindakan balasan terhadap AS jika tawar-menawar tarif itu tidak memuaskan melalui pembalasan dan diversifikasi perdagangan, Sabtu (12/4).
Proteksionisme Presiden AS Donald Trump dan pendekatan "America First" menyebabkan keretakan antara UE dan AS. Kedua pihak memiliki hubungan perdagangan dan investasi terbesar di dunia dengan volume tahunan lebih dari 1,7 triliun dollar.
Kebijakan agresif Trump dan retorika keras dalam masa jabatan pertamanya dan kedua melemahkan persepsi aliansi bersama.
Ekspor UE ke AS berjumlah 605,8 miliar dollar dan impor AS ke blok tersebut mencapai 379,9 miliar dollar tahun lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh Anadolu.
UE memiliki surplus sebesar 225,8 miliar dollar dan Trump tidak senang dengan defisit perdagangan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Negara-negara UE kecewa dengan tarif baja dan aluminium sebesar 25 persen yang diberlakukan Trump, dan UE mengatakan akan menanggapi dengan cepat dan proporsional sambil memprioritaskan negosiasi. Sementara itu, Washington menghantam UE dengan tarif otomotif sebesar 25 persen.
UE juga menghadapi tarif timbal balik sebesar 20 persen terhadap seluruh blok.
Upaya UE untuk bernegosiasi belum dibalas dan blok tersebut bersiap untuk membalas tarif baja dan aluminium melalui tindakan balasan yang bertahap, yang pertama akan dimulai pada 15 April.
Pada saat yang sama, perang tarif Trump dengan Tiongkok terus berlanjut, menaikkan tarif terhadap Beijing hingga 125 persen, sambil mengeluarkan jeda tarif selama 90 hari terhadap negara-negara lain. Dia mengatakan lebih dari 75 negara sedang bernegosiasi dengannya mengenai tarif dan tidak membalas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tarif timbal balik dasar sebesar 10 persen akan tetap berlaku selama jeda tersebut, yang memberi ruang bernapas bagi negara-negara Eropa.
Presiden Komisi UE, Ursula von der Leyen, menyambut baik penangguhan tarif sebagai langkah penting menuju stabilisasi, dengan mencatat bahwa UE berkomitmen terhadap negosiasi.
Dia mengatakan blok tersebut akan mendiversifikasi mitra dagangnya dengan melibatkan negara-negara lain, yang menyumbang 87 persen perdagangan global sambil mempercepat upaya untuk menghilangkan hambatan di pasar blok tersebut.
Dia mengatakan UE akan menangguhkan tindakan balasan terhadap AS selama jeda 90 hari, memberi blok tersebut ruang dan waktu yang cukup untuk negosiasi.
Sumber-sumber UE mengatakan tarif Washington akan memengaruhi ekspor UE senilai 380 miliar euro, sementara tarif 70 persen pada ekspor UE akan menghasilkan pajak tahunan sekitar 91,2 miliar dollar. Trump menyarankan UE akan membeli produk-produk energi dari AS untuk menghindari tarif.
UE telah mengalami hambatan pasokan gas alam akibat perang di Ukraina, sehingga beralih ke gas alam cair (LNG).
Blok tersebut menjadi pembeli LNG terbesar yang berbasis di AS dalam tiga tahun terakhir, tetapi Trump menganggapnya tidak cukup, dan menuntut EU mengimpor produk-produk energi senilai sekitar 400 miliar dollar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!