Trump Desak Putin untuk Segera Akhiri Perang di Ukraina atau Hadapi Sanksi AS yang Lebih Berat
📅 Kamis, 23 Jan 2025, 19:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S“Putin tidak ingin mengakhiri perang, dan tidak ingin ditekan untuk berdamai,” kata seorang pejabat senior Ukraina yang dekat dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy kepada Financial Times menanggapi komentar Trump.
Utusan khusus Trump untuk perang Ukraina, Keith Kellogg, mengatakan kepada Fox News awal bulan ini bahwa ia berharap dapat menemukan solusi dalam "100 hari".
Kellogg telah menunda perjalanan untuk mengadakan pertemuan dengan pejabat tinggi di Kyiv awal bulan ini, kata orang-orang yang mengetahui rencana tersebut. Orang-orang tersebut mengatakan utusan tersebut menunda kunjungannya karena Trump belum merumuskan rencana untuk membawa Rusia ke meja perundingan dan mengakhiri perang.
Kellogg diperkirakan akan mengunjungi Kyiv bulan depan tetapi pihak Ukraina mungkin akan terlebih dahulu bertemu dengannya dan anggota tim Trump lainnya di Washington.
Sebaiknya Anda baca juga:
David Arakhamia, kepala fraksi partai Zelenskyy di parlemen Ukraina, mengatakan delegasi dari Kyiv berencana untuk bertemu dengan anggota pemerintahan baru di ibu kota AS dalam beberapa hari mendatang.
"Kontak aktif antara delegasi dari parlemen Ukraina dan tim Trump yang baru mungkin dimulai pada awal Februari sebagai bagian dari 'Pekan Ukraina' yang akan diadakan di Washington," katanya kepada televisi Ukraina pada hari Selasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!