Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Yoon Suk Yeol Hadiri Sidang Pemakzulan

📅 Rabu, 22 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Presiden Yoon Suk Yeol Hadiri Sidang Pemakzulan Doc: AFP/Kim Hong-Ji
Ket. Mantan Presiden Korsel yang dimakzulkan Yoon Suk Yeol menghadiri sidang pemakzulan di Mahkamah Konstitusi di Seoul, Selasa (21/1).

SEOUL – Mantan Presiden Korea Selatan yang dimakzulkan, Yoon Suk Yeol, muncul di Mahkamah Konstitusi untuk pertama kalinya, pada Selasa (21/1). Menghadapi kemungkinan interogasi oleh hakim yang akan memutuskan apakah akan mencopotnya dari jabatan terkait mengapa dia memberlakukan darurat militer.

Dikutip dari Alto Broadcasting System Chronicle Broadcasting Network (ABS CBN), negara itu terjerumus ke dalam politik akibat deklarasi darurat militer Yoon pada tanggal 3 Desember lalu, yang hanya bertahan enam jam sebelum anggota parlemen membatalkannya.

Mereka kemudian memakzulkannya, mencabut jabatannya. Ia juga menjadi presiden Korea Selatan pertama yang ditangkap dalam penyelidikan kriminal atas dasar pemberontakan.

Ratusan pengunjuk rasa, baik yang mendukung maupun menentang Yoon, berbondong-bondong ke Mahkamah Konstitusi, yang mengadakan sidang untuk memutuskan apakah akan menegakkan pemakzulannya.

Yoon, yang tetap menjadi kepala negara resmi Korea Selatan, dibawa ke gedung tersebut dengan mobil van kementerian kehakiman berwarna biru, dan pemimpin yang diskors itu kemungkinan akan menghadapi pemeriksaan oleh hakim ketua, juru bicara pengadilan Cheon Jae-hyun mengatakan kepada wartawan.

"Perwakilan hukum Yoon telah meminta untuk memanggil setidaknya 24 orang sebagai saksi, termasuk pejabat terkait pemilu," tambah Cheon. 

Yoon dan tim hukumnya telah berusaha membenarkan upayanya untuk menangguhkan pemerintahan sipil sebagai tindakan yang diperlukan karena kecurangan pemilu, setelah oposisi memenangkan pemilihan parlemen dengan telak tahun lalu.

Menurut wartawan, Yoon muncul di pengadilan mengenakan jas, bukan seragam penjara standar, yang harus ia kenakan sejak ia secara resmi ditangkap pada hari Minggu.

Tim hukum Yoon mengatakan bahwa dia ingin "tampil secara pribadi untuk menjelaskan keadaan seputar deklarasi darurat militer".

Jika pengadilan memutuskan melawan Yoon, ia akan kehilangan kursi kepresidenan dan pemilihan umum akan diadakan dalam waktu 60 hari.

Para pengacara yang menangani kasus tersebut, yang dipilih oleh parlemen, mengatakan kepada wartawan sebelum sidang bahwa "sidang pemakzulan dan pemecatan presiden yang cepat adalah jalan paling langsung untuk memulihkan supremasi hukum."

Yoon tidak hadir dalam dua sidang pertama minggu lalu, tetapi persidangan, yang bisa berlangsung berbulan-bulan, akan tetap dilanjutkan meski ia tidak hadir.

Opini Publik

Keputusan presiden yang dimakzulkan untuk mulai muncul di sidang Mahkamah Konstitusi lebih dimaksudkan untuk mengobarkan semangat pendukung garis kerasnya daripada membantu kelancaran proses peradilan, kata para ahli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.