Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Politik di Korsel Terus Memanas, Presiden Yoon Suk Yeol Tolak Diperiksa Ulang Usai Ditangkap

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Ketegangan Politik di Korsel Terus Memanas, Presiden Yoon Suk Yeol Tolak Diperiksa Ulang Usai Ditangkap Doc: istimewa
Ket. Yoon Kab-keun Pengacara Yoon Suk Yeol - Presiden Yoon tidak dalam kondisi sehat dan menjelaskan posisinya secara lengkap kemarin, jadi tidak ada lagi yang perlu diinterogasi

SEOUL - Presiden Korea Selatan yang ditangkap, ??Yoon Suk Yeol, pada hari Kamis (16/1), menolak untuk hadir dalam pemeriksaan ulang oleh penyidik, sehari setelah penangkapannya yang dramatis atas kegagalan deklarasi darurat militer.

Dikutip dari Channel News Asia, Mahkamah Konstitusi membuka sidang kedua untuk memutuskan apakah akan menguatkan pemakzulan Yoon, setelah penggerebekan fajar yang menjadikannya presiden pertama negara yang sedang menjabat yang ditahan.

Mantan jaksa - yang menghadapi tuduhan pemberontakan - diinterogasi selama berjam-jam pada hari Rabu tetapi menggunakan haknya untuk tetap diam sebelum dipindahkan ke pusat penahanan.

Penyidik ??dari Kantor Investigasi Korupsi atau Corruption Investigation Office (CIO) ingin melanjutkan pemeriksaan Yoon pada Kamis sore, tetapi timnya mengatakan bahwa dia tidak akan hadir.

"Perwakilan Presiden Yoon Suk Yeol memberi tahu CIO melalui penasihat hukumnya sekitar pukul 01.50bahwa tidak ada perubahan dalam posisinya, yang menunjukkan niatnya untuk tidak hadir," kata CIO dalam sebuah pernyataan.

Pengacara Yoon mengonfirmasi pemimpin yang tengah berjuang itu tidak akan hadir, tanpa menyebutkan alasannya, tetapi mengatakan kepada kantor berita Yonhap itu karena alasan kesehatan.

"Presiden Yoon tidak dalam kondisi sehat dan menjelaskan posisinya secara lengkap kemarin, jadi tidak ada lagi yang perlu diinterogasi," kata Yoon Kab-keun kepada Yonhap, yang tampaknya merujuk pada keputusannya pada hari Rabu untuk tidak menjawab pertanyaan.

Penangkapan dramatis hari Rabu itu melibatkan ratusan polisi dan penyidik ??yang menerobos barikade bus, memotong kawat berduri, dan memanjat tangga untuk masuk ke dalam kompleks tempat Yoon dikelilingi oleh ratusan penjaga.

Pertumpahan Darah

Yoon mengatakan dia mematuhi perintah penyidik ??untuk menghindari pertumpahan darah tetapi tidak menerima legalitas investigasi tersebut.

Sementara itu, para pejabat berusaha untuk mendapatkan surat perintah baru yang dapat menahannya selama lebih dari 48 jam.

Jika penyelidik berhasil memperoleh surat perintah tersebut, mereka diperkirakan akan diberikan perpanjangan penahanan selama 20 hari untuk memberikan waktu guna memformalkan dakwaan terhadapnya.

Partai Demokratik oposisi Korea Selatan merayakan penahanan Yoon, sementara ketua parlemen mengatakan sudah waktunya untuk menstabilkan negara setelah berminggu-minggu terjadi kekacauan.

Namun pengacara Yoon telah mengajukan peninjauan kembali terhadap surat perintah yang digunakan untuk menangkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

42 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.