Reaksi Tokoh Dunia terhadap Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hamas
📅 Kamis, 16 Jan 2025, 09:25 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
PARIS - Tokoh-tokoh dunia memuji pengumuman hari Rabu (15/1) mengenai gencatan senjata dan perjanjian pertukaran sandera-tahanan antara Israel dan Hamas, serta mendesak mereka untuk menaatinya dan mempercepat bantuan kepada warga sipil Gaza.
Berikut ini rangkuman reaksi dari pernyataan resmi, pernyataan siaran, dan pesan daring.
PBB: Bantuan Mendesak
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan "sangat penting bahwa gencatan senjata ini menghilangkan hambatan keamanan dan politik yang signifikan terhadap pengiriman bantuan di Gaza sehingga kita dapat mendukung peningkatan besar dalam dukungan kemanusiaan yang mendesak untuk menyelamatkan nyawa".
Trump: Tidak Ada ‘Tempat Berlindung’ bagi Teroris
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden AS terpilih Donald Trump berjanji untuk "bekerja sama erat dengan Israel dan Sekutu kami untuk memastikan Gaza TIDAK PERNAH lagi menjadi tempat berlindung yang aman bagi teroris".
Biden: ‘Sangat Gembira’
Presiden AS Joe Biden mengatakan dia "senang" bahwa para sandera akan dibebaskan dan "yakin" kesepakatan itu akan berhasil. "Saya sangat puas bahwa hari ini... akhirnya tiba," katanya dalam pernyataan yang disiarkan televisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Uni Eropa: Omplementasikan Sepenuhnya
Kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan "kedua pihak harus sepenuhnya melaksanakan perjanjian ini, sebagai batu loncatan menuju stabilitas abadi di kawasan".
Turki: Stabilitas Abadi
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berharap perjanjian itu "akan bermanfaat bagi kawasan kami dan bagi seluruh umat manusia, khususnya bagi saudara-saudara kami di Palestina, dan akan membuka jalan menuju perdamaian dan stabilitas abadi".
Arab Saudi: Akhiri 'Agresi Israel'
Kementerian luar negeri Arab Saudi menekankan "perlunya mematuhi perjanjian dan menghentikan agresi Israel terhadap Gaza," menyerukan "penarikan penuh pasukan pendudukan Israel dari Jalur (Gaza) dan semua wilayah Palestina dan Arab lainnya serta kembalinya para pengungsi ke wilayah mereka".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!