Memicu Perubahan Siklus Hidrolog
📅 Selasa, 14 Jan 2025, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis“Sejauh ini, gempa bumi yang terkait dengan peristiwa meteorologi sebagian besar berkekuatan rendah, meskipun hal ini tidak menutup kemungkinan gempa bumi berkekuatan lebih besar di masa mendatang,” jelas Christophe Larroque.
“Hal ini menimbulkan tantangan nyata dalam hal pengamatan, karena kita perlu menggunakan jaringan perekaman seismologi berkualitas tinggi untuk merekam gempa bumi kecil ini secara akurat. Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan dan penggandaan jaringan seismologi telah meningkatkan pemahaman kita,” paparnya.
Mekanisme yang Terjadi
Mekanisme apa yang menjelaskan korelasi antara cuaca dan kegempaan ini? “Sejumlah proses sedang berlangsung, dan sulit untuk mengidentifikasi mana yang bertanggung jawab,” jawab Christophe Larroque.
Sebaiknya Anda baca juga:

Foto: afp/ NASA EARTH OBSERVATORY
Mengenai badai Alex, Christophe Larroque dan rekan-rekannya baru saja menerbitkan analisis inovatif yang menyatukan sejumlah disiplin ilmu yang berbeda. “Kami menentukan lokasi gempa bumi yang tepat, melacak migrasinya dari waktu ke waktu, dan memodelkan berbagai hipotesis untuk memahami proses yang terlibat,” jelas Christophe Larroque.
Sebaiknya Anda baca juga:
Misalnya, tim telah menunjukkan bahwa hujan menghasilkan tekanan fluida berlebih yang menjalar di kedalaman yang dikenal sebagai front tekanan hingga mengguncang patahan yang sudah tertekan. Patahan tersebut kemudian mulai bergeser hingga memicu gugusan gempa bumi kecil. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!