Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Khamenei: Jaga Persatuan Nasional, Jangan Biarkan Musuh Goyang Stabilitas Iran

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 13:27 WIB | Oleh:
Khamenei: Jaga Persatuan Nasional, Jangan Biarkan Musuh Goyang Stabilitas Iran Doc: AFP

ISTANBUL - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei pada Kamis (4/6) menyerukan warga negara itu untuk menjaga persatuan dan menolak perpecahan guna menggagalkan "upaya musuh" untuk menggoyahkan stabilitas Iran.

Menurut laporan Mehr News Agency, seruan tersebut disampaikan Khamenei dalam pesan peringatan 37 tahun wafatnya mantan Pemimpin Tertinggi Ruhollah Khomeini.

Ia menekankan pentingnya menjaga kohesi antara masyarakat dan pejabat pemerintah.

"Musuh sedang melancarkan perang hibrida terhadap negara kita, melalui perang militer dan psikologis," katanya tanpa secara eksplisit menyebut Amerika Serikat dan Israel.

Khamenei menambahkan bahwa musuh telah dikalahkan secara militer dan kini berupaya membalik keadaan dengan menabur perbedaan dan perpecahan di tengah bangsa Iran untuk mencapai tujuan jahatnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga persatuan di antara rakyat Iran dan lembaga negara sangat penting untuk menggagalkan rencana musuh.

Pernyataan itu disampaikan Khamenei di tengah permusuhan paling intens antara Iran dan AS sejak gencatan senjata mulai berlaku pada awal April.

Pekan ini, Iran meluncurkan rudal dan drone yang menargetkan instalasi militer AS di kawasan serta Bandara Internasional Kuwait yang menelan satu korban jiwa.

Ketegangan regional meningkat sejak akhir Februari setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang.

Sebagai balasan, Iran menyerang Israel dan negara-negara Teluk yang menampung pangkalan militer AS serta menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran penting perdagangan global.

Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 8 April, sementara upaya mencapai kesepakatan yang lebih luas terus berlangsung sejak saat itu.

Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengatakan bahwa kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang sudah hampir tercapai, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian program nuklir Iran, dan penghapusan stok uranium yang telah diperkaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.