Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nataru, Penyaluran Gasoline Naik 0,8 Persen, Elpiji 1,7 Persen dan Avtur 6 Persen

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 08:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Nataru, Penyaluran Gasoline Naik 0,8 Persen, Elpiji 1,7 Persen dan Avtur 6 Persen Doc: PT. Pertamina
Ket. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan apresiasinya kepada Perwira Pertamina di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras dalam penyediaan energi dan pelayanan kepada masyarakat selama Nataru

JAKARTA-Satuan Tugas Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Satgas Nataru) Pertamina yang bekerja sejak 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025 berjalan dengan lancar. Pada periode Satgas Nataru, Pertamina berhasil menjaga pasokan energi dari hulu hingga hilir, serta melayani puluhan juta pemudik selama perayaan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia. 

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyampaikan apresiasinya kepada Perwira Pertamina di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras dalam penyediaan energi dan pelayanan kepada masyarakat selama Natal dan Tahun Baru. 

“Pertamina telah bersatu padu memberikan kinerja yang terbaik dari seluruh lini bisnis, baik hulu kilang, perkapalan, penyediaan listrik, gas, termasuk fungsi HSSE yang terus mendorong lingkungan kerja yang aman, sehat dan selamat,” ujar Simon pada Penutupan Satgas Pengendalian dan Pemantauan Kelancaran Penyaluran BBM, LPG, dan Gas Masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Kamis (9/1), di Jakarta. 

Pertamina, imbuh Simon, juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja sama membantu Pertamina dalam menjalankan amanah penyediaan energi selama masa Satgas Nataru.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, selama masa Satgas Nataru, penyaluran BBM ritel secara umum mengalami kenaikan, yakni untuk gasoline naik 0,8%, Elpiji 1,7% dan Avtur 6%. 

"Pertumbuhan volume gasoline banyak berasal dari Jawa Tengah, sementara pertumbuhan volume elpiji terbanyak dari Jawa Timur. Hal ini menunjukkan pergerakan masyarakat pada periode Nataru ke wilayah tersebut cukup tinggi,” ujar Fadjar. 

Distribusi BBM, LPG dan Avtur dilaksanakan oleh Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga. Selain distribusi, Patra Niaga juga menambah layanan kepada masyarakat. Salah satunya, melalui penyediaan Serambi MyPertamina di 22 titik layanan, mencatatkan 14.101 pengunjung selama masa satgas. 

Sementara itu, Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional konsisten menjaga stok minyak mentah terhadap ketahanan minimal stok kilang, dengan menjaga tingkat kapasitas pengolahan kilang sebesar 1,091 mb/day.

Fadjar menambahkan, dengan dukungan Subholding Integrated Marine Logistics PT Pertamina International Shipping (PIS), Pertamina berhasil mendistribusikan energi hingga pelosok negeri. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan energi, volume kargo yang diangkut oleh PIS selama Satgas Nataru ini meningkat hingga 8% dibandingkan periode sebelum Satgas. 

Subholding Gas yang dijalankan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk juga konsisten menjaga pasokan dan keandalan gas dengan menyuplai kebutuhan gas bumi untuk lebih dari 810 ribu sambungan gas rumah tangga di seluruh Indonesia. 

Sedangkan pada sektor hulu migas, Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi terus menjaga momentum peningkatan produksi migas untuk mendukung upaya swasembada energi. Penyaluran migas berjalan sesuai dengan rencana, begitupun dengan suplai gas bumi ke pembeli. 

Sejalan dengan transisi energi, Pertamina melalui Subholding Pertamina New and Renewable Energy selama Satgas Nataru telah memproduksi listrik bersih sebesar 441.594 MWh atau lebih besar 2,75% dari rencana produksi 430.521 MWh. “PNRE pada periode Nataru mampu menjaga operasional pembangkitnya, serta turut berkontribusi dalam ketahanan pasokan listrik nasional yakni untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP on grid) dan pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU),” ujar Fadjar. 

Pada kesempatan terpisah, keberhasilan Satgas Nataru pada Sektor ESDM juga diapresiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat menutup Posko Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

"Alhamdulillah, seperti apa yang dilaporkan oleh Kepala BPH Migas, semuanya berjalan baik. Ini semua terjadi karena kekompakan dan kerja tim yang aktif. Tanpa kekompakan, saya yakin tidak akan sebaik ini. Mungkin berhasil, tetapi tidak akan sebaik ini," ujar Bahlil pada Penutupan dan Konferensi Pers Posko Nataru di Kantor BPH Migas, Selasa (7/1), seperti dikutip dari Siaran Pers KESDM. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.