Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hingga April 2026, BRI Genjot KUR Rp65,95 Triliun untuk UMKM

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hingga April 2026, BRI Genjot KUR Rp65,95 Triliun untuk UMKM Doc: ANTARA/HO-BRI
Ket. Ilustrasi - Petani memilah cabai saat panen.

JAKARTA – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan menjadi instrumen penting dalam menjaga perputaran ekonomi nasional, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pembiayaan formal.

KUR tidak hanya membantu memperkuat modal kerja dan ekspansi usaha, tetapi juga berperan menjaga daya tahan sektor riil di tengah perlambatan ekonomi dan tekanan global.

Namun, di tengah peningkatan penyaluran, kualitas kredit tetap menjadi tantangan karena perbankan harus menjaga keseimbangan antara ekspansi pembiayaan dan mitigasi risiko gagal bayar.

Karena itu, penguatan pendampingan usaha, digitalisasi penyaluran, dan ketepatan sasaran menjadi kunci agar KUR benar-benar mendorong produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia pada periode Januari hingga April 2026.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/5), mengatakan bahwa perseroan terus memperkuat kontribusi terhadap Program Astacita kedua pemerintah, yakni kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Menurut perseroan, mayoritas penyaluran KUR tersebut diarahkan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan dan industri pengolahan, dengan porsi mencapai 66,47 persen dari total KUR BRI.

Lebih lanjut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan penyaluran yang mencapai Rp27,95 triliun atau setara 42,38 persen dari total KUR yang disalurkan perseroan.

Dari sisi penerima, penyaluran KUR tersebut telah menjangkau 558 ribu petani dan 23 ribu nelayan dalam empat bulan pertama tahun 2026.

Capaian ini, catat perseroan, tidak hanya menunjukkan peran dominan sektor pertanian dalam portofolio KUR BRI, tetapi juga mempertegas posisi perseroan khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Akhmad mengatakan KUR merupakan instrumen pembiayaan perseroan dalam mendukung sektor usaha mikro dan sektor produktif.

Oleh sebab itu, perseroan menyalurkan KUR dengan memperluas akses permodalan. Langkah ini tidak hanya berdampak pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas usaha serta perputaran ekonomi di berbagai wilayah.

Dalam implementasinya, Akhmad menambahkan bahwa perseroan terus menerapkan prinsip kehati-hatian dengan mengedepankan aspek transparansi dan akuntabilitas.

Menurut dia, hal ini penting mengingat KUR sepenuhnya bersumber dari dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kredit harus tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.