Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu Bentuk Ditjen Baru, Diplomasi Ekonomi RI Kini Lebih Strategis dan Terpadu

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Kemlu Bentuk Ditjen Baru, Diplomasi Ekonomi RI Kini Lebih Strategis dan Terpadu Doc: Kemlu.go.id
Ket. Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri membentuk Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan (HEKSP) untuk mengkoordinasikan dan memperkuat diplomasi Indonesia.

Dalam Pernyataan Pers Tahunannya di Jakarta, Kamis (9/1), Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyoroti tantangan yang dihadapi Indonesia dalam merespons berbagai kebijakan ekonomi dan perdagangan dunia yang tidak adil, termasuk terhadap berbagai komoditas unggulan Indonesia.

“Diplomasi ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo akan memperjuangkan arsitektur perekonomian dunia yang lebih berkeadilan, di mana suara dan kepentingan negara berkembang terwakili,” tegas Menlu.

Menlu menggarisbawahi penambahan satu unit Direktorat Jenderal ini adalah satu bentuk strategi diplomasi ekonomi Indonesia yang inovatif, agar seluruh diplomasi ekonomi dapat lebih terkoordinasi dan sinkron.

“Melalui pembentukan Ditjen baru ini, kami mengharapkan polugri (politik luar negeri,red) dan perangkatnya mencapai keselarasan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo,” ujar Menlu.

Ditjen Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan juga akan mengelola bantuanpembangunan sebagai bentuk smart power Indonesia. Melalui bantuan pembangunan ini, Indonesia menegaskan kembali perannya sebagai mitra pembangunan bagi mitra-mitranya.

Bantuan pembangunan yang diberikan dalam bentuk pemberian beasiswa, capacity building dan bantuan pembangunan untuk negara-negara Global South, termasuk di Afrika, Timur Tengah, Asia-Pasifik, dan Amerika Latin.

Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) tahun 2025 ini adalah PPTM pertama bagi Menteri Luar Negeri Sugiono sejak dilantik sebagai Menlu pada Oktober lalu. PPTM tahun 2025 dihadiri oleh media, mantan menteri dan wakil menteri luar negeri, serta para duta besar negara sahabat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
DJPb Maluku Tekankan Hiliri...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.